SELASA , 23 OKTOBER 2018

Pemkab Sinjai Berguru ke Lutim Hitung Aset Tanah Bawah Jalan

Reporter:

Editor:

Lukman

Kamis , 07 September 2017 23:40
Pemkab Sinjai Berguru ke Lutim Hitung Aset Tanah Bawah Jalan

Pemerintah Kabupaten Sinjai saat studi banding ke Pemkab Kabupaten Luwu Timur, Kamis ( 7/9).

MALILI, RAKYATSULSEL.COM – Pemerintah Kabupaten Sinjai studi banding ke Pemkab Kabupaten Luwu Timur terkait menentukan nilai aset pemerintah tanah bawah jalan, bawah Jembatan dan bawah irigasi, Kamis ( 7/9).

Rombongan Pemkab Sinjai ini datang setelah direkomendasikan BPK, karena Lutim satu-satu daerah di Sulsel yang sudah menuntaskan penilaian aset Pemda atas tanah bawah jalan, Tanah bawah jembatan dan bawah irigasi.

Rombongan dari Sinjai ini diterima Kepala Dinas Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah Luwu Timur, Ramadhan Pirade di Aula Kantor keuangan.

Sekretaris Dinas PU Lutim, Hasyim, menjelaskan, untuk menntukan nilai aset tanah bawah jalan itu bervariasi. Nilai tanah pasti tinggi manakala berada di jalan poros.

“Bisa jadi jalannya jalan provinsi tapi tanahnya aset daerah, makanya kami pernah disarankan BPK untuk menghitung nilainya,” ujar Hasyim.

Patokan harga yang dipakai haruslah yang tertinggi, namun tetap mengacu pada SK bupati sebagai landasan hukum. Selain itu untuk mempercepat penghitungan nilai asetnya, hal yang dimiliki adalah data base terkait jumlah jalan, jumlah jembatan dan jumlah irigasi.

“Kami di Lutim berhasil menghitung nilai aset tanah bawah jalan selama seminggu sebanyak 2500 ruas jalan, dan tuntas diterima BPK,” kata Hasyim.


div>