MINGGU , 16 DESEMBER 2018

Pemkab Soppeng Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba

Reporter:

asharabdullah

Editor:

Rabu , 13 September 2017 17:00
Pemkab Soppeng Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba

sosialisasi pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Desa Enrekeng Kecamatan Ganra, Kabupaten Soppeng, Rabu (13/9). Foto: Iskanto/RakyatSulsel

SOPPENG, RAKYATSULSEL.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Soppeng bersama Badan Narkotika Kabupaten Soppeng menggelar sosialisasi pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Desa Enrekeng Kecamatan Ganra, Kabupaten Soppeng, Rabu (13/9).

Sosialisasi P4GN ini dihadiri oleh Kanit I Narkoba Polres Soppeng, IPDA Suondo Bintoro, Administrasi Kesra Pemkab Soppeng Andi Suhrahman, Kepala Desa Enrekeng, Asdar, serta Perwakilan Puskesmas Ganra, Yunida

Dalam sambutannya, Kepala Desa Enrekeng, Asdar mengatakan, sosialisasi ini digelar demi memberikan kesadaran bagi masyarakat tentang betapa bahayanya narkoba bagi kehidupan. Sehingga, Pemkab Soppeng menggelar kegiatan seperti ini untuk masyarakat dan pemerintah dapat beriringan dalam mencegah pengedaran narkoba ini.

“Alhamdulillah, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kesadaran bagi kita semua untuk sama-sama dapat mencegah pengedaran narkoba di masyarakat. Apalagi, kita tahu bersama narkoba itu sangat berbahaya bagi kesehatan,” tuturnya.

Sementara itu, IPDA Suondo Bintoro dalam membawakan materinya menuturkan, Indonesia sebagai negara berkembang telah memasuki gawat darurat narkoba. Bahkan, ia mengaku, kasus penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Soppeng dari tahun ketahun terus meningkat.

Bahkan, ia menjelaskan, sebagian dari pelaku penyalahgunaan narkoba adalah anak dibawah umur. Dimana, anak-anak ini dimanfaatkan sebagai kurir untuk menyebarkan narkoba ke para penggunan.

“Indonesia sekarang sedang gawat darurat Narkoba, dan itu sangat-sangat mengkhawatirkan. Kami sudah beberapa kali mengungkap kasus-kasus narkoba di Soppeng, namun memang kita tidak bisa pungkiri pengguna dan pengedar narkoba di soppeng sudah sangat mengkhawatirkan,” ungkapnya.


div>