SENIN , 22 OKTOBER 2018

Pemkab Takalar Tingkatkan Kewaspadaan Jelang Pemungutan Suara

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Minggu , 18 Desember 2016 22:48
Pemkab Takalar Tingkatkan Kewaspadaan Jelang Pemungutan Suara

Ilustrasi.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Ketua Panwas Takalar, Ibrahim Salim, menegaskan, saat ini pihaknya bersama masing-masing kecamatan mengadakan perekrutan pengawas Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Ibrahim menjelaskan, sebanayak 351 TPS Takalar akan diawasi pengawas Takalar yang sangat menjunjung tinggi netralitasnya.

“Jadi kita imbau kepada warga agar melihat calon pendaftar itu betul-betul netral atau tidak. Oleh karena itu, kita meminta kepada pihak kecamatan memasang nama-nama pendaftar itu,” ujarnya.

Sehingga, lanjut Ibrahim, dalam prosesnya betul berjalan sesuai diharapkan, jika ada sebuah pelanggaran apakah itu penyelenggara atau pemilih, terkhusus dikutirkan dua kali mencoblos, atau menggandakan daftar pemilih, maka bisa ditindaki lebih cepat.

“Jadi mereka juga dibekali Daftar Pemilih Tetap (DPT), sehingga tidak mengganggu KPPS lagi. Jadi sesuai dengan tugasnya masing-masing,” katanya.

Menjelang pemungutan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2017 pada Februari mendatang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Takalar, meningkatkan kewaspadaan menghindari konflik yang bisa terjadi pasca pilkada mendatang.

Pihak kepolisian bahkan menetapkan, Kecamatan Galesong sebagai daerah rawan konflik terutama masalah sosial karena menjadi basis pemenangan salah satu calon.

 

 

Menanggapi hal tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Takalar, Andi Darmawan Bintang, menjelaskan, pihaknya senantiasa mewaspadai semua daerah, karena pada dasarnya semua berpotensi rawan.

“Semua daerah di Takalar berpotensi rawan, tapi diharapkan itu tidak ada. Dengan adanya pemetaan dari pihak kepolisian terhadap pergerakan -pergerakan bisa memancing,” katanya.

Darmawan menjelaskan, dengan adanya peringatan ini kewaspadaan dilakukan untuk mencegah sedini mungkin konflik bisa terjadi.

“Kami berupaya agar kondisi Takalar yang aman bisa terus terjaga, sampai pelaksanaan pilkada nanti. Dan ini terus dilakukan,” ungkapnya. (***)


div>