KAMIS , 15 NOVEMBER 2018

Pemkot Bakal Bangun Holding Ground

Reporter:

Armansyah

Editor:

asharabdullah

Kamis , 15 Februari 2018 10:30
Pemkot Bakal Bangun Holding Ground

Kepala DP2 Kota Makassar, Abd Rahman Bando. (ist)

* Pusat Pengawasan dan Pengelolaan Hewan Ternak

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Dinas Perikanan dan Pertanian (DP2) Kota Makassar berencana membangun Holding Ground yang memusatkan semua hewan ternak dalam satu kawasan. Hilding group ini akan dibangun di Kecamatan Manggala sehingga pengawasan dan pengelolaan hewan ternak mudah dilakukan.

Kepala DP2 Kota Makassar, Abd Rahman Bando mengatakan bahwa pihaknya bakal membangun kawasan pasar ternak modern terintegrasi yang berada di Kecamatan Manggala dengan sebutan Holding Ground. Menurutnya, perlintasan jalan hewan ternak kerap menjadi keluhan pengguna jalan.

“Dari semua yang mendesak, perlintasan ternak yang paling penting, dalam inovasi kami pembangunan pasar ternak modern terintegrasi, jika ini terwujud maka selesai persoalan ternak di Makassar,” ucap Abd Rahman Bando, Rabu (14/2) kemarin.

“Kami optimis akan terwujud, kita sudah membangun sedikit demi sedikit, saat ini baru Puskesmas Hewan tapi akan berlanjut terus dikawasan Tamangapa,” lanjutnya.

Ia menjelaskan bahwa dalam kawasan Holding Ground ini, kedepan akan ada Rumah Potong Hewan (RPH), kemudian pembangunan pasar ternak, industri pakan ternak, laboratorium hewan untuk memeriksa kesehatan hewan, dan Puskeswan untuk memeriksa atau mengobati jika ada hewan ternak yang sakit.

“Indonesia Bagian Timur, baru Makassar yang memiliki Puskeswan, bahkan kita miliki ini sudah termasuk operasi hewan sejak 2017 dan kita akan maksimalkan,” ucap Abd Rahman Bando.

Lanjut, Rahman bahwa tim dokter yang berada di Puskeswan tersebut berasal dari Fakultas Kedokteran Unhas dimana Kepala Puskeswan adalah ASN sehingga bisa mengawasi semua kerja-kerja dokter dalam memberikan perawatan.

“Kedepan dalam kawasan ini, ada beberapa hal yang harus dilewati sebelum masuk, hewan yang sakit harus diperiksa dulu baru masuk kekawasan,” kata Abd Rahman Bando.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota, Syamsu Rizal mengatakan bahwa rencana pembangunan Holding Ground atau tempat penampungan hewan yang berada di Tamangapa sekaligus pelintasan hewan ternak masih dalam kajian.

“Kalau jalan perlintasan ternak, kita masih cari solusinya untuk mencarikan jalan pergi pulangnya hewan ternak, kedua kita akan edukasi soal pengandangan,” ucap Daeng Ical, sapaan wakil wali kota.

Ia mengatakan pihak pemkot masih mengkaji soal dampak sosial seperti tidak menganggu jalanan, tidak mengganggu polusi. Terakhir soal pemanfaatan kotoran ternak menjadi pupuk.

“Kita akan lihat kajian apa yang memungkinkan jalan perlintasan hewan, seperti jalan di inspeksi kanal siapa tahu memungkinkan disamping-samping itu,” ucap Daeng Ical. (*)


div>