SENIN , 19 NOVEMBER 2018

Pemkot Bakal Data Warga Baru Pasca Lebaran

Reporter:

Armansyah

Editor:

asharabdullah

Rabu , 13 Juni 2018 10:30
Pemkot Bakal Data Warga Baru Pasca Lebaran

kantor balaikota (ist)

*Pendataan Akan Libatkan RT/RW

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Menghadapi fenomena urbanisasi di Kota Makassar pasca libur lebaran Idul Fitri, Pemerintah Kota Makassar bakal melakukan pendataan warga-warga yang ada di 15 kecamatan. Pendataan dilakukan melalui masing-masing kecamatan dengan melibatkan ketua RT dan RW.

Walikota Makassar, Moh Ramdhan Danny Pomanto mengaku telah menyampaikan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) teknis khususnya kecamatan untuk melakukan pendataan warga sebelum dan usai libur mudik lebaran Idulfitri tahun ini.

“Saya sudah menyampaikan ke bagian pemerintahan dan kecamatan termasuk ketua RT dan RW untuk melakukan pendataan warga-warga. Itu untuk mendeteksi apakah nantinya terjadi penambahan penduduk pasca mudik lebaran atau tidak,” sebut Danny, Selasa (12/6) kemarin.

Kata Danny, selain meminta kepada SKPD teknis untuk melakukan pendataan warga-warga di wilayahnya, Pihaknya juga mengimbau warga yang ingin mudik di kampung halaman untuk memperhatikan kondisi rumahnya aman sebelum ditinggal mudik.

Utamanya semua peralatan listrik aman dan tabung gas guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Sementara itu, Wakil Walikota Makassar, Syamsu Rizal MI mengatakan fenomena urbanisasi penduduk masuk di Kota Makassar yang setiap tahun terjadi usai lebaran tidak dapat dihentikan. Tidak lain setiap warga negara Indonesia memiliki hak hidup dengan mencari pekerjaan.

Terpenting, kata Deng Ical, sapaan akrabnya, bagaimana masyarakat yang telah pulang kampung dan ingin mengajak keluarganya atupun kerabat untuk tinggal dan migrasi di Makassar, mencari kehidupan dipastikan harus memiliki keterampilan dan perencanaan selama berada di kota.
Termasuk bekalnya hidup selama di kota sembari mencari pekerjaan di Kota Makassar.

“Melarang tentu tidak boleh kami lakukan, karena itu hak hidup orang banyak mencari kehidupannya. Namun terpenting harus disampaikan masyarakat yang mudik di kampung dan kemudian ada yang mau mengajak keluarganya ke Makassar harus memikirkan kembali apakah sudah miliki keterampilan atau tidak, apa sudah punya perencanaan atau tidak dan apakah sudah memiliki bekal hidup sebelum mendapatkan pekerjaan. Inilah yang penting dipersiapkan,” pungkas Deng Ical. (*)


div>