KAMIS , 18 OKTOBER 2018

Pemkot Buka Jalur Baru di Jalan Metro

Reporter:

Armansyah

Editor:

Iskanto

Sabtu , 06 Oktober 2018 12:00
Pemkot Buka Jalur Baru di Jalan Metro

ANDRISAPUTRA/RAKYATSULSEL/D PERUBAHAN JALUR. Pengendara melintasi Jalan Haji Bau Makassar, Jumat (5/10). Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar akan menguji coba New Traiffic untuk perubahan arah beberapa ruas jalan di Kota Makassar, seperti Jl Haji Bau, Jl Penghibur, dan Jl Lamaddukeng, yang akan di terapkan selama pelaksanaan Makassar Internasional Eight Festival (F8)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar bakal membuka jalur baru di Kawasan Pantai Losari. Jalur baru tersebut yakni jalan antara taman Safari Patung Gajah dengan Taman GMTD di Jalan Metro Tanjung Bunga.

Sekertaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar, Taufik Palaguna mengatakan salah satu upaya untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi dipersimpangan pada pertigaan Jalan Rajawali, Jalan Haji Bau dan Jalan Penghibur.
Menurutnya, persimpangan jalan tersebut merupakan wilayah yang masuk perubahan arus lalu lintas dimana tengah dilakukan simulasi dan disosialisasikan kepada pengguna jalan.

“Jalur baru ini ada di Taman Patung Gajah. Ini juga masuk di New Traffic Management tapi belum bisa digunakan karena baru akan dilakukan penataan,” kata Taufik, Jumat (5/10).

Ia mengaku jika dari arah Jalan Penghibur menuju Jalan Metro Tanjung Bunga, pengendara akan melalui jalur ini. Hanya saja, pihaknya belum melakukan simulasi di jalur ini lantaran belum bisa dilalui pengendara.

Ia berharap agar jalur ini bisa segera dibuka. Pasalnya jalur tersebut merupakan wilayah perubahan arus dan akan di patenkan saat even Makassar International Eight Festival and Forum (F8) pada 10 Oktober mendatang.

“Diratakan dulu baru bisa dilalui, kita buat sesegera mungkin. Jadi nanti kita lihat bagaimana hasil simulasinya,” ujarnya.

Menurutnya, kurang lebih ada 23 titik yang bakal berubah arah. Misalnya, Jalan Penghibur yang sebelumnya dari arah Selatan ke Utara bakal berbalik arah dari Utara ke Selatan. Jalan Lamadukelleng dari Utara ke Selatan bakal berbalik dari Selatan ke Utara.
Begitu juga di Jalan Haji Bau dari Timur ke Barat berubah dari Barat ke Timur, termasuk Jalan Pasar Ikan yang sebelumnya dari Selatan ke Utara berubah dari Utara ke Selatan menuju Jalan Penghibur.

Diakui Taufik, simulasi perubahan arah yang dilakukan kemarin belum maksimal. Namun uji coba ini rencananya akan kembali dilakukan Sabtu hari ini. Ia berharap, simulasi ini bisa lebih efektif dalam mengurai kemacetan sehingga bisa dipermanenkan saat F8 nanti.

“Kemarin (Kamis) kan ada kegiatan di Jenderal Sudirman, jadi kurang maksimal, buangannya kendaraan semua ke Jalan Sultan Hasanuddin. Kita coba lagi besok (hari ini), kalau hasil evaluasi lebih efektif dari jalur sebelumnya kita patenkan di F8,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembangunan Jalan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Makassar, Darlis mengatakan pihaknya akan membangun jalan di jalur tersebut. Lebarnya, kata dia, sekira 8,5 meter dengan panjang jalan mencapai 200 meter.

“Yang kita mau bangun itu yang disamping Patung Gajah dimana panjangnya 200 meter, lebar badan jalan sekitar 8,5 meter,” kata Darlis.

Menurutnya, pembangunan jalan itu juga untuk mendukung perubahan arus lalu lintas oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar. Makanya, pihaknya berupaya agar proyek pembangunan ini bisa secepatnya rampung.

“Iya, nanti mungkin rekayasanya larinya kesana (jalur itu). Kalau untuk pelaksanaan pekerjaannya cepat ji selesai. Jadi disitu nanti betonisasi, mulai dari Jalan Penghibur sampai ke jalur dua Patung Gajah,” pungkasnya. (*)


div>