MINGGU , 19 AGUSTUS 2018

Pemkot Dapat Suntikan Dana Rp68,3 Miliar

Reporter:

Armansyah

Editor:

asharabdullah

Rabu , 13 Juni 2018 15:30
Pemkot Dapat Suntikan Dana Rp68,3 Miliar

kantor balaikota (ist)

*Untuk Benahi Kawasan Kumuh di 90 Kelurahan

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar mendapatkan anggaran sebesar Rp68,3 miliar dari pemerintah pusat melalui world bank untuk mengentaskan kemiskinan di 90 kelurahan. Dari total anggaran tersebut, 30 persen sudah disalurkan ke 15 kelurahan.

Kepala Bidang Drainase dan Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA), Fuad Azis mengatakan keseluruhan anggaran sudah cair, hanya saja baru 15 kelurahan yang sudah di distribusikan. Sementara, 75 kelurahan sisanya nanti disalurkan setelah lebaran.

“Keseluruhan dana sudah ada, tapi yang sudah kita distribusikan itu baru untuk 15 kelurahan dengan anggaran 30 persen dari Rp68,3 miliar. Insya Allah setelah lebaran baru kita cover untuk seluruh kelurahan,” kata Fuad, Selasa (12/6) kemarin.

15 kelurahan yang terpilih, lanjut Fuad, menjadi prioritas lantaran memiliki tingkat kekumuhan yang cukup tinggi, sehingga perlu mendapatkan penanganan yang lebih cepat dibandingkan wilayah lain, seperti di wilayah kecamatan Tallo, Biringkanaya, Mariso.

Berdasarkan SK Walikota tahun 2014 lalu, luas kawasan kumuh mencapai 740,10 Ha. Namun, tahun 2016 berkurang menjadi 676 Ha, dan saat ini sementara perhitungan luas kawasan kumuh pasca menyentuh 38 kelurahan di tahun 2017 lalu. Namun, dipredisksi berdasarkan perhitungannya kawasan kumuh saat ini tinggal 516 Ha. Sehingga, lanjut dia dengan menyentuh 90 kelurahan tahun ini bisa mengurangi kawasan kekumuhan hingga 10 persen atau tinggal 400 Ha.

Di Kota Makassar, ada 103 kawasan kumuh yang terdeteksi, 36 kawasan dengan kondisi kumuh berat, 50 kumuh sedang dan 17 kumuh ringan. Kendati demikian masih ada sekitar 51 kawasan yang belum terdeteksi, namun tetap menjadi perhatian pemerintah.

Diketahui, 90 kelurahan yang mendapatkan bantuan dana untuk mengentaskan kawasan kumuh ini tersebar di 14 kecamatan. Kecamatan Ujung Tanah mendominasi dengan menyentuh sampai di 11 kelurahan.

Kecamatan Tallo dan Panakkukang, masing-masing 9 kelurahan. Mamajang menyentuh 8 kelurahan, sementara di Kecamatan Tamalate, Mariso, Wajo dan Rappocini masing-masing 7 kelurahan.

Dilanjutkan di Kecamatan Ujung Pandang dan Biringkanaya, masing-masing menyentuh 5 kelurahan. Kecamatan Makassar, Bontoala, dan Tamalanrea, masing-masing 4 kelurahan, serta 3 kelurahan di Kecamatan Manggala. (*)


div>