SABTU , 18 AGUSTUS 2018

Pemkot Gandeng Dikbud Makassar Telusuri Buku Berbau Radikal

Reporter:

Editor:

hur

Selasa , 26 Januari 2016 15:11

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pemerinta Kota (Pemkot) Makassar akan membentuk tim gabungan besama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Makassar menelusuri berbagai lokasi toko buku di Makassar untuk menindaklanjut beredar buku pelajaran yang diduga berbau radikal.

“Pemkot akan bentuk tim gabungan bersama Dinas Pendidikan Makassar untuk telusuri di berbagai toko buku di Makassar,” terang Walikota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto saat ditemui di ruang kerjanya Senin (25/1).

Lebih lanjut Danny menegaskan, penyebaran buku tersebut tidak boleh dibiarkan. Karena menyangkut pendidikan karakter masa depan generasi.

“Harus di usust penyebar buku dan lokasi, tidak boleh dibiarkan, apalagi menyangkut paham-paham radikal,” tegasnya.

Dia menambahkan, Pemkot sangat mendukung instansi lain untuk bersama-sama mengusut isu buku radikal tersebut.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Kota Makassar, Hasbi menuturkan, pihaknya sudah menyisir beberapa lokasi tokoh buku di Makassar namun belum menemukan judul buku tersebut.

“Bukan hanya toko buku, bahkan kami menelusuri samapi di Sekolah TK Partiwi yang berlokasi Jl Landak tapi kami belum menemukan buku tersebut,” ujarnya.

Dijelaskan, baru sebagian toko buku yang didatangi. Ke depan, pihaknya akan menyisir lokasi lain.

“Kita target telusuri semua sekolah dan toko buku di Maakssar, hal ini agar melihat secara nyata apaka informasi buku radikal hanya isu atau fakta,” jelasnya.

Dirinya pun sangat berharap kerjasama semua pihak agar tetap mengawal isu ini. “Sekolah juga harus menolak buku yang tdiak melalui seleksi dari Dikbud,” ucapnya.


div>