SENIN , 19 NOVEMBER 2018

Pemkot Genjot Realisasi Mobil Pasikolah

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Selasa , 26 September 2017 11:15
Pemkot Genjot Realisasi Mobil Pasikolah

Danny Pomanto, foto: mdfajar/rakyatsulsel

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terus menggenjot realisasi program bidang transportasi, Mobil Pasikolah. Untuk mewujudkan ini, Pemkot bekerjasama dengan United Nations Development Programme (UNDP) Bangkok dan Jakarta, BaKTI, Impact Hub Jakarta, dan UnLtd Indonesia.

Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto menuturkan, Mobil Pasikolah merupakan angkutan umum atau pete-pete konvensional yang dialihfungsikan menjadi angkutan pelajar berbasis online dan telah melewati serangkaian tahap modifikasi sebelum dioperasikan. Sementara pengemudinya, berasal dari sopir pete-pete itu sendiri.

Kelebihan lainnya, pengoperasian Mobil Pasikolah memanfaatan teknologi informasi yang menggandeng aplikasi e-Nassami dalam pengelolaannya. Sehingga dapat memudahkan pihak sekolah, pelajar, maupun orangtua siswa dalam melakukan pemesanan.

Selain itu, Mobil Pasikolah juga memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP). Salah satu diantaranya, sopir dibekali dengan kartu dan rompi sebagai tanda pengenal. Mereka juga diharuskan menjemput dan mengantar anak sekolah tepat di depan gerbang rumah dan sekolah.

Danny menambahkan, bahwa Mobil Pasikolah adalah program yang selaras dengan inovasi Pemkot Makassar, yang ingin mereduksi jumlah kendaraan pribadi yang beroperasi di jalan-jalan. Sehingga berdampak pada terurainya kemacetan di jalan.

“Kami tentunya berkomitmen mendukung keberlangsungan program ini. Sebagaian besar pete-pete yang beroperasi bisa diremajakan dan dimanfaatkan untuk Pasikolah,” kata Danny.

Sementara itu, Perwakilan UNDP Bangkok, Paavani Reddy menyebut bahwa pilot project Pasikolah dan e-Nassami diarahkan untuk mengatasi persoalan kemacetan di perkotaan khususnya, Kota Makassar.


div>