RABU , 22 AGUSTUS 2018

Pemkot Harus Buktikan Makassar Aman

Reporter:

Editor:

hur

Jumat , 18 September 2015 17:06

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Kasus kriminalitas yang banyak terjadi di jalan-jalan kota Makassar, akhir-akhir kembali ramai diperbincangkan. Aksi kriminal yang dilakukan kelompok begal membuat masyarakat kota Makassar menuntut peran Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar agar lebih maksimal memberantasnya.

Pasalnya, dalam beberapa hari terakhir ini, Pemkot hanya menunjukkan kinerja yang fokus pada kegiatan, serta program-program Internasional yang mereka laksanakan. Sementara di balik kesibukan itu, pelaku kriminal semakin sering mencari korban di jalanan kota semakin terjadi.

Anggota DPRD Kota Makassar, Mustagfir Sabri mengatakan, Pemkot Makassar harus bisa berperan dalam menanggulangi kriminalitas yang mengintai masyarakat Makassar. Menurutnya, Pemkot harus bisa melakukan komunikasi yang baik kepada aparat keamanan.

“Pemkot harus membuktikan bahwa wacana ‘makassar tidak aman’ tidak terbukti. Itu dilakukan dengan cara merampungkan rencana, dan melakukan kordinasi dengan baik antara unsur Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida), khususnya pihak kepolisian untuk mengantisipasi begal itu,” ujar Mustagfir, Jumat, (17/9).

Moses, sapaan akrab Mustagfir, menambahkan bahwa dalam memberantas begal, masyarakat juga harus berperan. Contohnya, kata dia, kelompok RT/RW bisa mengetahui di mana titik-titik begal sering beraksi.

“Dibutuhkan partisipasi aktif masyarakat untuk menjaga dan mengamankan kondisi di masing-masing daerah, mulai dari kelompok masyarakat dan RT RW, agar secepat mungkin untuk mengetahui titik di mana begal-begal itu biasa beraksi. Kesadaran masyarakat juga penting dalam memberikan perlindungan kepada sesama masyarakat. Ini adalah pola perlindungan interaksi sosial, untuk menjamin keamanan semua,” tuturnya.

Untuk program-program keamanan Pemkot selanjutnya, Mustagfir mengatakan, agar bisa menciptakan sistem keamanan, seluruh pihak harus bekerja sama dengan aparat kepolisian.

“Untuk urusan program keamanan, perlu ada pengaturan sistem keamanan yang terbangun di antara masyarakat dengan petugas yang ada,” tandasnya.


div>