KAMIS , 15 NOVEMBER 2018

Pemkot Kaji Pemberlakuan Satu Arah di Rappocini

Reporter:

Editor:

Lukman

Kamis , 31 Agustus 2017 12:30
Pemkot Kaji Pemberlakuan Satu Arah di Rappocini

Biang Kemacetan di jalan Rappocini, Makassar.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar sedang mengkaji penerapan arus satu arah untuk mengatasi kemacetan di Jalan Rappocini, Makassar. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar mengaku agak kesulitan mengatasi persoalan macet di titik tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Makassar, Mario Said, mengatakan, untuk mengatasi masalah kemacetan di Jalan Rappocini yang sudah semakin akut, pihaknya telah menyediakan berbagai program. Yaitu peningkatan, pengembangan, dan pembangunan prasarana lalu lintas.

“Kami tengah mengkaji planning perencanaan arus lalulintas di sana. Namun kami akui, belum dapat dilaksanakan secara maksimal,” ungkap Mario, Rabu (30/8).

Ia mengaku agak kesulitan mengatasi persoalan macet yang terjadi di Jalan Rappocini tersebut. Pasalnya, salah satu penyebab kemacetan, akibat aktivitas ruko yang ada dan ketersediaan lahan parkir yang belum memadai.

“Salah satu penyebab kemacetan di sana adalah aktivitas ruko dan perparkiran yang tidak memadai. Sehingga, kami dan beberapa instansi terkait akan berkoordinasi kembali untuk melakukan penertiban, serta pengawasan terhadap aktivitas ruko di sana,” paparnya.

Salah satu solusi yang saat ini tengah dikaji pihaknya untuk mengatasi kemacetan di wilayah tersebut, yakni memberlakukan aturan satu arah untuk seluruh jenis kendaraan.

“Sementara ini kami masih kaji terkait pemberlakuan aturan tersebut, termasuk dampaknya. Saya pikir kemacetan di sana bisa diminimalisir kalau dilakukan pemberlakuan jalur satu arah untuk seluruh kendaraan,” tandasnya.

Sebelumnya, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto, mengatakan, akan menerapkan manajemen traffic untuk mengatasi kemacetan di Makassar. Tidak hanya untuk mengatasi kemacetan di Jalan Rappocini, namun diyakininya jika manajemen traffic ini paling ideal untuk mengatasi kemacetan yang terjadi di jalan-jalan protokol kota.

“Sistem manajemen traffic menjadi kebijakan yang akan kita ambil untuk mengatasi kemacetan yang sering terjadi di Kota Makassar ini,” tegasnya.

Ia menjelaskan, manajemen traffic merupakan sistem penataan jalan yang menggunakan satu arah. Nantinya, sebagian besar jalan akan memakai satu arah untuk mengurai penumpukan kendaraan.

“Sebagian besar jalan akan kita jadikan satu arah saja. Selain itu, pembatasan kendaraan yang beroperasi di dalam kota khususnya truk juga akan kita evaluasi,” jelasnya.

Menurutnya, secara spesifikasi manajemen traffic semuanya berlaku satu arah kecuali motor. Tetapi, pemberlakuan di Jalan Rappocini untuk motor itu masih dalam tahap awal. Nanti, kalau hasil kajian yang ada memang dipandang perlu untuk diberlakukan satu arah untuk semua jenis kendaraan, maka pasti akan diberlakukan.

“Hal ini masih menjadi tahap kajian rekayasa lalulintas untuk saat ini. Penerapan satu arah untuk semua jenis kendaraan di sana diperlukan untuk memecah konsentrasi jumlah pengendara, sehingga tidak terjadi kemacetan,” terang Danny.

Terkait aktivitas ruko yang ditengarai juga menjadi penyebab kemacetan, Danny menegaskan, hal tersebut telah diserahkan penanganannya kepada pemerintah kecamatan setempat, berkoordinasi dengan instansi terkait lainnya.

“Nanti tim jaga kota kecamatan yang akan turun melihat, apakah ada pelanggaran atau tidak. Kalau didapati ada pelanggaran, maka akan ditindaklanjuti melalui instansi terkait. Kalau perlu ijin usahanya kita tinjau ulang,” tegasnya. (alief)


div>