MINGGU , 24 JUNI 2018

Pemkot Kembalikan Kepercayaan Pemerintah Pusat

Reporter:

Armansyah

Editor:

asharabdullah

Kamis , 08 Maret 2018 13:10
Pemkot Kembalikan Kepercayaan Pemerintah Pusat

kantor balaikota (ist)

* Kirim Tenaga Kerja Magang di Luar Negeri

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Makassar bakal membuka peluang kerja ke luar negeri diantaranya ke Jepang, Korea dan Australia. Peluang kerja tersebut merupakan program kerja dari Kementerian Ketenagakerjaan RI.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Makassar, Irwan Bangsawan mengatakan, Program Kerja ke Luar Negeri merupakan program pemerintah kabupaten/kota yang bekerjasama dengan Kementerian Ketenagakerjaan.

Ia menjelaskan selama 12 tahun lebih, pemerintah Kota Makassar di Provinsi Sulsel telah diblacklist oleh pemerintah pusat lantaran tidak melakukan pengawasan terhadap tenagara kerja di luar negeri.

“Alhamdulillah tahun ini pusat kembali mempercayakan Kota Makassar memberangkatkan tenaga kerja ke luar negeri sejak terakhir 2005 lalu,” ujar Irwan Bangsawan, Rabu (7/3) kemarin.

Ia mengatakan bahwa pihaknya meyakinkan pemerintah pusat untuk diberikan kesempatan kepada warga Kota Makassar untuk bisa mengikuti seleksi dan bekerja keluar negeri.

“Saya menghadap ke Direktur Pembinaan dan Pelatihan Kementerian Tenaga Kerja, saya minta langsung untuk Makassar mengelola dan langsung saya programkan magang ke Jepang, Korea dan Australia,” kata Irwan Bangsawan.

Lanjut Irwan, pasca Disnaker Makassar diberi kesempatan tersebut, pihaknya membuat anggaran untuk pelatihan dan pembinaan keterampilan yakni pelatihan bahasa asing.

Dengan skill atau keterampilan berbahasa asing, para calon tenaga kerja bisa bekerja dengan baik di negera tujuan magang.

“Ini bukan kursus biasa tapi ini dengan tujuan meningkatkan sumber daya peserta magang nantinya, sehingga kita bisa bersaing pada saat seleksi di pusat karena rata-rata kita kalah di bahasa,” beber Irwan Bangsawan.

Ia mengatakan, pekan ini pihak Kementerian Ketenagakerjaan RI bersama perwakilan negara tujuan magang akan datang ke Makassar untuk membicarakan tindaklanjut seleksi magang ke luar negeri.

“Artinya pemerintah kota bisa dipercaya. Ini bukti keseriusan Kota Makassar untuk menanggulangi pengangguran,” ujar Irwan.

Terkait kouta yang bakal mengikuti magang ke luar negeri, Irwan mengatakan pihaknya hanya menargetkan 100 orang yang akan mengikuti seleksi.

“Kementerian tentukan berapa yang akan berangkat dari Makassar, nah yang terpilih itu kita berikan pelatihan bahasa asing sebelum berangkat ke negara tujuan,” jelas Irwan.

Sementara itu, Kepala Bidang IPK dan Peningkatan Produktivitas Kerja Disnaker Makassar, Hadirman mengatakan pihaknya belum memiliki perencanaan khusus terkait magang keluar negeri. Ia mengkau masih menunggu SOP langsung dari kementerian.

“Kita belum buat apa-apa, kita tunggu dulu kedatangan orang kementerian dan perwakilan negara magang pekan ini,” ucap Hadirman.

Ia mengatakan, para calon magang ke luar negeri harus dilatih secara baik sebelum magang. Salah satu fokus perhatian yaitu persoalan bahasa yang kerap menjadi alasan terjadinya kekerasan tenaga kerja di luar negeri.

“Syaratnya itu ada tiga yaitu pengetahuan, skill dan sikap, ketiga ini harus ada pada calon peserta ke luar negeri,” ucap Hadirman. (*)


div>