MINGGU , 21 OKTOBER 2018

Pemkot Makassar dan BI Jalin Kerjasama Gerakan Nasional Non Tunair

Reporter:

Editor:

dedi

Selasa , 27 Desember 2016 21:15
Pemkot Makassar dan BI Jalin Kerjasama Gerakan Nasional Non Tunair

int

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto menandatangani nota perjanjian kerja sama dengan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Selatan, Wiwiek Sisto Widayat di Ruang Rapat Wali Kota, Selasa, (27/12).

MoU (Memorandum of Understanding) antara Pemerintah kota (Pemkot) Makassar dan Kantor BI Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) mengatur tentang Program Pengembangan Elektronifikasi Transaksi Pembayaran Pemerintah dan Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT).

Kerja sama ini dimaksudkan sebagai dasar untuk menciptakan sinergi dan kordinasi bagi kedua lembaga tersebut dalam melaksanakan program pengembangan elektronifikasi transaksi pembayaran dan meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan keuangan.

“Pemerintah kota telah memulai gerakan non tunai melalui program Sombere dan Smart City, salah satunya dengan peluncuran Smart Card yang dapat berfungsi sebagai kartu identitas sekaligus untuk transaksi keuangan,” kata Wali Kota Danny.

Bentuk pengembangan kerja sama antara Pemkot Makassar dan Perwakilan BI Sulsel dengan dijalankan dengan fasilitasi implementasi model bisnis yang efektif untuk layanan pembayaran non tunai.

Hal menarik dari MoU ini adalah dukungan Perwakilan BI Sulsel bagi program BULo (Badan Usaha Lorong) yang mulai bergulir tahun depan (2017).

“BI mendukung program BULo Makassar. Kerja sama ini akan memperkuat (BULo) yang menyasar warga di lorong – lorong,” ungkap Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Sulsel Wiwiek Sisto Widayat.

Salah satu poin pada MoU bernomor 18/31/PKS/MKS/2016 tertanggal 27 Desember 2016 adalah melakukan pengembangan non tunai dan perluasan akses keuangan di kawasan ekonomi lorong serta penguatan usaha melalui pengembangan UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) dan badan usaha.

Hadir dalam penandatangan MoU diantaranya Kepala Grup Sistem Pembayaran BI Susanna, Kepala Dinas Pendapatan Daerah Makassar Irwan Rusfiadi Adnan, Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Makassar Ismail Hajiali, dan sejumlah wakil pimpinan perbankan di Makassar.(ale)


div>