SABTU , 17 NOVEMBER 2018

Pemkot Makassar Kembangkan Rumah Software

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Kamis , 10 Agustus 2017 13:32
Pemkot Makassar Kembangkan Rumah Software

Ilustrasi Kantor Balaikota Makassar. foto: net

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mengembangkan Rumah Software Makassar Technopark sebagai Regional ICT Centre Of Exellence (Rice). Program ini diyakini mampu menciptakan hubungan yang sinergi antara kalangan akademisi, industri dan pemerintah daerah, demi mendukung pertumbuhan industri lokal melalui transfer, joint research, dan regulasi.

Kepala Penelitian dan Pengembangan Kota Makassar, Dr Puspa Sari Aryati Abadi, mengatakan, keberadaan Makassar Technopark yang telah dikembangkan Pemkot Makassar, menawarkan cara unik untuk berpikir kreatif dan inovatif, mendesain, membangun, mengkolaborasikan, menginkubasi standarisasi, melakukan riset dan market produk, yang telah memiliki akses istimewa ke jaringan internasional. Termasuk, pasar kemitraan bekerja sama dengan perguruan tinggi.

“Kota Makassar telah berkembang menjadi kota cerdas, dimana segala aktifitas tatakelola pemerintahan serta pelayanan kepada warganya, sudah berbasis tehknologi informasi,” kata Puspa, dalam Seminar Internasional Science Techno Park (STP), yang digelar di Sandeq Ball Room, Hotel Clarion, Kamis (9/8).

Sementara, Direktur Kawasan Sains Tehnologi dan Lembaga Penunjang Lainnya, Lukito Hasta, mengatakan, pemberdayaan potensi sumber daya lokal ke tingkat nasional, tentunya memerlukan riset dan penelitian secara mendalam. Sehingga, memberikan manfaat yang besar bagi kesejahteraan masyarakat dengan pemanfaatan tekhnologi secara cerdas.

“Tentunya dengan adanya techno park bagi pemerintah daerah, akan menciptakan banyak lapangan pekerjaan dan meningkatkan daya saing bagi ekonomi daerahnya,” terang Lukito diberitakan Rakyat Sulsel, Kamis (10/8).

Pihak panitia seminar juga menghadirkan narasumber Mr Chengsou pengusaha dari Cina dan Mr Fabrice Merien dari Auckland Universitas Technology New Zealand, serta pembicara lainnya yang telah berhasil menekuni bidang industri dan riset berbasis keunggulan daerah. (***)


div>