RABU , 19 DESEMBER 2018

Pemkot Makassar Usulkan 1.300 Formasi CPNS

Reporter:

asharabdullah

Editor:

Senin , 16 Juli 2018 10:00
Pemkot Makassar Usulkan 1.300 Formasi CPNS

Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto, foto bersama dengan jajaran pejabat dan pegawai Pemkot Makassar .foto: ist for rakyatsulsel.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pemerintah Pusat melalui Badan Kepengawaian Negara (BKN) memastikan membuka formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018 di bulan Juli ini.

Khusus Makassar, Pemerintah Kota (Pemkot) telah mengusulkan sekira 1.300 formasi ke Kementerian Pemberdayaan Aperatur Negara Reformasi Birokrasi (Kemenpar-RB).

Sekretaris Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Makassar, Basri Rakhman mengatakan, pihaknya telah mengusulkan kepada pemerintah pusat terkait penerimaan formasi CPNS tahun 2018 ini.

“Berdasarkan analisis kebutuhan, kita usulkan sebanyak 1.300 formasi, usulan tersebut kita berikan ke KemenpanRB,” singkat Basri Rakhman, Minggu (15/7) kemarin.

Kata Basri, Pemkot Makassar menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah pusat persoalan usulan yang telah diberikan. Namun, berkaca pada pengalaman di tahun-tahun sebelumnya pemerintah pusat hanya memberikan sebagian dari jumlah yang diusulkan pemerintah kota. “Berapa yang disetujui Menpan, itumi formasi CPNS Pemkot Makassar,” katanya.

Lanjut Basri, usulan formasi CPNS sebanyak 1.300, 75 persen dari total usulan tersebut didominasi oleh formasi untuk tenaga pendidik atau Guru. Kemudian formasi kesehatan dan tenaga fungsional.
“Tiap tahun itu pemkot kekurangan 500 ASN, karena ada yang pensiun, itu salah satu variable usulan kita,” jelasnya.

“Penyusutan itu karena pensiun, bisa karena meninggal dunia, bisa pindah keluar atau diberhentikan, itu variabel semua pengusulan,” tambahnya.

Sementara, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto mengatakan, informasinya yang diperoleh dari BKPSDM, Pemkot Makassar prioritaskan tiga formasi yakni kesehatan, guru dan tenaga fungsional.

“Saya dilapori itu (BKPSDM), dokter dan perawat, guru dan IT untuk Makassar. Untuk jumlahnya tanyakan ke BKPSDM,” singkatnya. (*)


div>