JUMAT , 16 NOVEMBER 2018

Pemkot Operasikan Dua Unit Bus Sekolah Gratis

Reporter:

Editor:

Niar

Minggu , 14 Mei 2017 18:22
Pemkot Operasikan Dua Unit Bus Sekolah Gratis

int

PAREPARE, RAKYATSULSEL.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare, mulai mengoperasikan dua unit bus sekolah gratis bagi para pelajar di Parepare. Dua bus tersebut, menelan anggaran sebesar Rp900 juta, yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Parepare tahun 2016.

Wali Kota Parepare HM. Taufan Pawe, mengatakan, bus tersebut akan beroperasi pada Kecamatan Bacukiki dan Kecamatan Soreang. Utamanya, kata dia, bagi pelajar yang tinggal di pedalaman, dan selama ini sulit mengakses angkutan untuk ke sekolah.

“Pengoperasian bus tersebut, merupakan wujud kepedulian pemerintah terhadap dunia pendidikan di Parepare. Karena, generasi penerus bangsa harus diperhatiin kebutuhannya,” katanya, Minggu (14/05/2017).

Dia menjelaskan, bus tersebut akan diadakan secara bertahap dan berkelanjutan. Hal itu, kata dia, sebagai bukti bahwa pemerintah berkomitmen, dalam memajukan dunia pendidikan di Kota kelahiran BJ. Habibie tersebut.

“Pemerintah tidak main-main dalam hal pendidikan. Apalagi, pendidikan merupakan salah program prioritas pemerintah, dan merupakan hak dasar bagi anak bangsa. Sehingga, bus sekolah gratis itu nantinya, akan diadakan secara merata di empat Kecamatan,” jelasnya.

Dia mengungkapkan, sejauh ini banyak pelajar yang berjalan kaki dari rumah menuju sekolah, dengan jarak tempuh yang cukup jauh. Karenanya, lanjut dia, bus tersebut diharapkan hadir sebagai solusi bagi pelajar. “Paling tidak, menghemat tenaga dan waktu bagi para pelajar,” ujarnya.

Terpisah, Sekretaris Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Parepare Muh. Yusuf Nonci, mengemukakan, pihaknya mengapresiasi atas dioperasikannya bus sekolah gratis tersebut. Terlebih, kata dia, hal itu merupakan aspirasi masyarakat yang selama ini dikeluhkan, khususnya dalam bidang pendidikan.

“Kami berharap anak-anak kita bisa menikmati bus tersebut, sehingga bisa mengikuti proses belajar mengajar dengan tepat waktu, karena tidak lagi terlambat datang ke sekolah. Sekaligus, meringankan beban orang tua,” pungkasnya. (luk)


Tag
div>