RABU , 26 SEPTEMBER 2018

Pemkot Parepare Siapkan Beasiswa Bagi Juara Baca Tulis Al-Qur’an

Reporter:

Editor:

Niar

Rabu , 12 April 2017 16:25
Pemkot Parepare Siapkan Beasiswa Bagi Juara Baca Tulis Al-Qur’an

PROGRAM MAJELIS ANAK SHOLEH- Salah satu program pembangunan umat di kota Parepare yang diprakarsai Ketua PKK sekaligus Pembina Majelis Anak Sholeh, Hj Erna Rasyid Taufan. (foto usai pelantikan pengurus di salah satu SD di Kota Parepare beberapa waktu lalu)

PAREPARE, RAKYATSULSEL.COM- Tak hanya fokus pada pembangunan fisik semata, Pemerintah Kota Parepare juga serius memerhatikan pembangunan umat, terbukti dengan berbagai kegiatan yang telah direalisasikan sejak kepemimpinan HM Taufan Pawe sebagai Walikota Parepare. Kegiatan-kegiatan yang dimaksud, seperti, pesantren kilat jelang Ujian Nasional (UN) bagi siswa SMP, memberangkatkan umrah bagi Imam Masjid, pembentukan pengurus Majelis Anak Sholeh (MAS) dan realisasi program keagamaan MAS di semua jenjang sekolah.

Tahun ini, Pemkot Parepare melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kembali memperlihatkan keseriusannya dalam mendorong minat dan kecintaan siswa terhadap baca tulis al-qur’an. Hal tersebut diwujudkan dengan menyiapkan beasiswa sebanyak Rp 3 juta per orang di semua SMP di Kota Parepare.

Mengenai alur program ini, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Parepare H Anwar Saad menguraikan, jika program ini diperuntukkan bagi siswa yang telah tamat SD dan mendaftar di tingkat SMP. Pada pelaksanaan tes penerimaan siswa baru yang akan digelar Juni atau Juli mendatang, para siswa akan disuguhkan pula dengan tes baca tulis al-qur’an.
[NEXT-RASUL]

“Setiap SMP dicari satu orang yang terbaik baca tulis al-qur’annya dan kita berikan beasiswa Rp 3 juta. Jadi kalau di Parepare ada 21 sekolah, maka kita siapkan Rp 63 juta. Anggarannya sudah siap dan kita realisasikan tahun ini,” terang mantan Kepala BKDD Kota Parepare ini.

Selain siswa yang dinyatakan sebagai juara I baca tulis al-qur’an, Pemkot Parepare juga menyiapkan anggaran umrah bagi guru mengaji siswa sang juara. “Jadi bukan cuma siswa itu kita perhatikan, tapi guru mengaji dari siswa tadi kita cari, lalu kita naikkan umrah. Jadi kalau 21 SMP berarti ada 21 siswa, dan tentu 21 juga guru mengajinya kita naikkan umrah,” ulasnya.

Sebelumnya, planning program ini telah disampaikan Walikota Parepare HM Taufan Pawe. Menurut Taufan, program ini merupakan wujud dalam membentuk karakter religius bagi generasi penerus bangsa, khususnya di Kota Parepare sebagai kota dengan dikenal sebagai kota santri. (sps/nia)


Tag
div>