KAMIS , 18 OKTOBER 2018

Pemkot Permantap Kawasan C4 Nusantara

Reporter:

Armansyah

Editor:

asharabdullah

Rabu , 28 Februari 2018 11:45
Pemkot Permantap Kawasan C4 Nusantara

Jalan Nusantara . (ist)

* Penjualan Minuman Keras Ditiadakan

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar untuk mempercantik kawasan Coto Coffee Culinary Coridor (C4) Nusantara tengah dilakukan. Tim terpadu yang terdiri dari Dinas Pariwisata, Dinas PM PTSP dan Perdagangan menggelar Rapat Koordinasi mempermantap Kawasan C4 Nusantara, Selasa (27/2) kemarin.

Kepala Dinas Pariwasata Kota Makassar, Rusmayani Madjid mengatakan bahwa Rapat Koordinasi tersebut untuk membahas tentang perizinan usaha yang berada di kawasan nusantara tersebut dan pihaknya sepakat hanya mengeluarkan Izin Resto dan Cafe.

“Inikan rapat yang menyangkut izin disana, tadi kesimpulannya akan diberikan izin yang terkait dengan cafe resto saja, kalau bisa penjualan minuman keras tidak ada disana,” ujar Rusmayani Madjid, Selasa (27/2).

Ia mengatakan kawasan kuliner tengah dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) yang akan membuat tentang pembangunan fisik, kemudian Dinas Pariwasata yang akan menggelar workshop.

“Semua dinas terkait sudah siap untuk Kawasan kuliner,” kata Maya, sapaan Rusmayani Madjid.

Selain itu, Lanjut Rusmayani bahwa pihaknya akan memassifkan objek destinasi Wisata pasalnya tahun ini diproyeksikan Kota Makassar menjadi Kota Wissata.

“Selain C4, Pariwisata akan memperbaiki Destinasi Pulau Lakkang, untuk saat ini kami hanya fokus ke Pulau Lakkang dulu,” ujar Rusmayani Madjid.

Ia menyebutkan bahwa pihaknya menginginkan semua pulau bisa diperbaiki dan ditata dengan baik pasalnya destinasi pulau sangat menarik perhatian wisatawan baik lokal maupun asing.

“Kita menyadai kalau untuk memperbaiki pulau anggarannya sangat besar, mudah-mudahan ada investor yang tertarik kerjasama dengan Pemkot Makassar,” ujar Rusmayani

Sementara itu, Kepala Dinas PM PTSP, Andi Bukhti Jufri mengatakan bahwa perizinan tentang Kawasan C4 Nusantara masih dalam tahap pengkajian, tapi khusus untuk Kafe dan Resto, PTSP bakal mempermudah perizinan tersebut.

“AUHM telah menyodorkan 31 izin, diantaranya izin pub, izin THM dan izin cafe dan resto.Sebagian besar itu kafe resto. Kita sepakat untuk sementara izin yang dimohonkan untuk Kafe Resto itu saja ditindak lanjuti,” ujar Andi Bukhti.

Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Syamsu Rizal mengatakan bahwa pelaksanaan Wisata C4 Kuliner Nusantara sudah ada sejak 2015 lalu, hanya saja belum terlihat, olehnya itu Pihaknya mengaku akan mempermantap Kawasan C4 Kuliner Nusantara di tahun 2018 ini.

“Pada prinsipnya sudah jalanmi, tapi maunya masyarakat khusus disana nah itu kita akan lakukan lagi, mereka yang disana sudah tahu bahwa 2018 sudah akan dijadikan wisata kuliner sehingga sejak dulu mereka (Pengusaha) sudah memiliki Bisnis Plan sehingga tidak bisa lagi usaha pub, bar atau THM,” ujar Deng Ical, sapaan Plt wali kota. (*)


div>