RABU , 20 JUNI 2018

Pemkot Tahan SK 200 Pegawai Honorer

Reporter:

Armansyah

Editor:

asharabdullah

Rabu , 07 Maret 2018 14:45
Pemkot Tahan SK 200 Pegawai Honorer

kantor balaikota (ist)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar melakukan perampingan dengan tidak memperpanjang kontrak sedikitnya 200 tenaga honorer. Jumlah itu tak sebanyak kabar yang beredar yang menyebutkan 2000 tenaga honor diputuskan kontrak kerja diberbagai dinas lingkup Pemkot Makassar.

Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Makassar, Basri Rahman menyebut, pihaknya memang tidak menerbitkan atau memperpanjang surat keputusan (SK) tenaga honorer namun tidak sebanyak kabar yang beredar.

“Memang, kita ada menahan dan tidak memperpanjang SK honorer, tetapi tidak ada sebesar itu (2.000 pegawai),” kata Basri, Selasa (6/3) kemarin.

Ia menjelaskan bahwa penahanan SK pegawai honorer dilakukan lantaran pegawai tersebut bermasalah baik masalah hukum maupun masalah kinerja dalam pemerintahan. “Untuk bidangnya saya kira rata dari tiap SKPD,” singkat Basri.

Meski begitu, Basri memberi kesempatan bagi pegawai honorer tersebut untuk memperbaiki kinerja, apabila ingin mendapatkan kembali SK nya, tentu kata Basri sesuai dengan permintaan Kepala SKPD masing-masing.

“Nanti kita lihat, kalau memang kepala SKPD-nya tidak bisa lagi mentolerir, kita tidak akan terbitkan kembali (SK). Tapi kalau mereka mau memperbaiki kinerja, kemungkinan besar kita serahkan SK-nya,” ucapnya.

Selain itu, terkait penambahan honorer sambung Basri Rahman untuk tahun ini tidak ada penambahan. “Kalau penambahan honorer di lingkup Pemerintah Kota Makassar untuk tahun ini tidak ada,” ujar Basri.

Akan tetapi, kata Basri, jika pemerintah pusat membuka kesempatan jalur CPNS maka pihaknya akan membuka kouta tenaga honorer sekira 1000-an lebih.

“Kita belum tahu berapa jumlah kouta yang diberikan ke Pemkot Makassar, akan tetapi untuk pendidikan sekira 75 persen,” ujar Basri. (*)


div>