JUMAT , 19 OKTOBER 2018

Pemkot Tambah 14 Truk Sampah

Reporter:

Armansyah

Editor:

asharabdullah

Senin , 05 Maret 2018 16:30
Pemkot Tambah 14 Truk Sampah

Truk Angkutan Sampah Kita (Tangkasaki). (int)

* Ditambah 300 Unit Motor Sampah

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar melalui Bagian Perlengkapan Kota Makassar, kembali akan menambah jumlah truk sampah sebanyak 14 unit Tahun 2018 ini.

Dari 14 truk sampah yang akan diadakan, masing-masing kecamatan akan mendapat satu unit dengan total truk armada sampah yang dimiliki Pemerintah Kota Makassar dari tahun sebelumnya sebanyak 10 unit.

Kepala Bagian Perlengkapan Kota Makassar, Haidil Adha mengatakan pengadaan 14 unit truk sampah tidak melalui proses lelang, melainkan belanja barang di e-Katalog.

Ia menargetkan pengadaan tersebut bisa terealisasi triwulan ketiga. Pasalnya, barang yang hendak dibeli belum tersedia di e-Katalog yang tidak lagi melalui tender.

“In sya Allah triwulan kedua karena kita juga masih menunggu tayang barangnya di e-Katalog, juga di e-katalog semua harga barang yang mau diadakan sudah tertera harga pemerintah,” kata Haidil, Minggu (4/3) kemarin.

Selain karena barang tersebut belum tersedia di e-Katalog, Ia juga mengaku masih menunggu pengesahan dokumen pelaksanaan anggaran (DPA), yang saat ini masih dalam proses kajian di Bidang Anggaran Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Makassar.

“Kita tinggal tunggu pengesahan DPA, makanya kita belum belanja barangnya,” ungkap Haidil.

Lanjut Haidil, anggaran yang disediakan untuk pengadaan truk sampah masing-masing unit berkisar Rp380 juta. Truk sampah tersebut nantinya akan disebar ke 14 Kecamatan di Kota Makassar.

Ini untuk memenuhi kebutuhan operasional persampahan di kecamatan. Selain itu, juga untuk memudahkan pengangkatan sedimen atau sampah lainnya yang berukuran besar.

Misalnya, sampah hasil penebangan pohon. “Itu yang dibutuhkan kecamatan, jadi tahun ini satu unit truk sampah satu kecamatan,” ujar Haidil

Selain itu, kata Haidil, pemerintah? juga tahun ini kembali akan menambah 82 unit motor sampah roda tiga dengan anggaran sekitar Rp35 juta per unit. Tahun 2017, pemkot sudah memiliki 300 unit motor sampah dan sudah disebar ke seluruh Kecamatan.

Sementara itu, Kasubag Pelaksanaan Pengadaan BLPBJ Kota Makassar, Surahman mengatakan, jika barang yang diperlukan bagian perlengkapan tersedia di e-Katalog, maka wajib belanja melalui metode tersebut.

“Kalau barangnya tidak ada di e-Katalog, dilihat dulu nilainya, kalau diatas Rp200 juta maka ditender, kalau di bawah Rp200 juta pengadaan langsung,” kata Surahman.

Ia menjelaskan e-Katalog adalah proses belanja online. Dimana ada layanan aplikasi di pengadaan secara elektronik khusus e-Katalog. Sehingga, pemerintah hanya tinggal memilih jenis, type dan spesifikasi barang yang dibutuhkan, harganya jelas sudah diputuskan oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

“Ada beberapa kelebihannya, pertama masalah waktu yang lebih cepat, sudah melalui proses pemilihan di LKPP, dan harganya jauh lebih murah,” ujar Surahman. (*)


div>