JUMAT , 16 NOVEMBER 2018

Pemkot Uji Emisi Kendaraan Bermotor

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Rabu , 19 April 2017 12:03
Pemkot Uji Emisi Kendaraan Bermotor

Walikota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto. foto: rakyat sulsel.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Untuk mengetahui kualitas udara di Kota Makassar, Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar melakukan uji emisi kendaraan bermotor di depan pintu II Kawasan Industri Makassar (KIMA), Jl Perintis Kemerdekaan, Selasa (18/4).

Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto mengatakan, kegiatan ini untuk mengetahui jumlah persentase kendaraan bermotor yang beroperasi di Kota Makassar. Khususnya yang memenuhi ambang batas emisi gas buang.

Menurutnya, tujuan paling utama kegiatan ini adalah bagaimana udara di Makassar sehat dan pencemaran udara akibat oprasional kendaraan bisa diminimalisir.

“Kegiatan seperti ini sangat penting dan juga sebuah langkah strategis guna mengetahui sejauh mana kualitas udara di Makassar, sehingga kita bisa mengambil tindakan untuk menjaga kebersihan udara. Saya harap ‘Langit Biru’ yang diperoleh pada 2012 lalu, tahun ini kita bisa dapat lagi, yakni dengan dimaksimalkannya uji emisi ini,” ujar Danny diberitakan Rakyat Sulsel, Rabu (19/4).

Menurutnya, pemkot tidak hanya fokus untuk menggalakkan kebersihan lingkungan di tengah masyarakat, namun juga menjaga kebersihan udara supaya tetap sehat dan sejuk. Olehnya itu, Danny juga menghimbau kepada warga agar tidak membakar sampah secara berlebihan, karena bisa menimbulkan polusi asap.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang terlibat pada kegiatan uji emisi ini, KIMA, Polantas dan Kecamatan Biringkanaya, begitupun warga yang bersedia diperiksa kendaraannya,” jelasnya.

Danny juga mengungkapkan, bahwa Pemerintah Kota Makassar bertekad menjadikan Makassar layak ekologi. Kegiatan uji emisi ini diharap dapat menjadi acuan meningkatkan kualitas udara perkotaan dan merumuskam arah kebijakan dan strategi pengelolaan kualitas udara.

[NEXT-RASUL]

Bahkan Danny berharap ke depan kegiatan uji emisi ini bisa lebih rutin lagi. Sebab, jumlah kendaraan kian hari kian bertambah. Selain itu, pemilik kendaraan pun dapat mengetahui kondisi gas buangan kendaraannya.

“Kegiatan ini harus rutin, jadi setiap pemilik kendaraan akan dapat mengetahui dengan baik kelayakan kendaraannya. Kalau bisa, idealnya uji emisi itu kita lakukan per-triwulan diadakan,” pungkasnya. (***)


div>