RABU , 15 AGUSTUS 2018

Pemprov Bakal Tertibkan Aset di Paotere

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Kamis , 21 April 2016 21:11

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel ternyata memiliki aset bermasalah yang terletak di Jl Koptu Harun, Paotere. Aset ini disebutkan berjumlah sembilan rumah.

Kepala Biro Aset dan Perlengkapan Pemprov Sulsel, Ahmadi Akil, mengatakan, aset tersebut saat ini diklaim sejumlah mantan pegawai CV Nabatiasa. “Dia menguasai aset secara tidak benar, makanya mau ditertibkan. Bayangkan kalau sembilan rumah. Berapa kira-kira nilai tanah di Paotere?,” ujar Ahmadi yang ditemui di kantornya, Kamis (21/4).

Dikatakannya, jadwal penerbitan akan dibuat oleh Satpol PP sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). “Secara hukum aset itu milik pemerintah provinsi yang dipisahkan pengelolaannya pada Perusda Sulsel,” katanya.

Saat ini, lanjutnya, pihak tergugat sudah memberikan kuasa hukumnya kepada pengacara. “Sudah dilakukan, tuntutannya mereka harus bayar Rp9 miliar dengan alasan tidak menerima pesangon dari Pemprov,” sebutnya.

Padahal, kata Ahmadi, seharusnya antara aset dan pesangon tidak boleh dikaitkan karena masing-masing memiliki perbedaan, sehingga aset tersebut akan ditertibkan. “Secara hukum tidak boleh karena tidak ada keterkaitan,” jelasnya Ahmadi.

Ia menjelaskan, CV Nabatiasa memiliki banyak pegawai dulunya. Namun, diberhentikan dan hanya sembilan orang yang tidak mau menerima pesangon dari Pemprov. Untuk itu, mereka melakukan penguasaan aset.

“Sekarang kita sudah tegaskan bahwa Pemprov akan melakukan penertiban. Kalau mereka mau menguasai secara hukum, yah tentunya ada Polisi Pamong Praja yang berhak (menindaki, red),” tuturnya. (***)


div>