SELASA , 12 DESEMBER 2017

Pemprov Bentuk Tim Pengawas Obat dan Makanan

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Rabu , 11 Oktober 2017 14:30
Pemprov Bentuk Tim Pengawas Obat dan Makanan

Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Abdul Latief (ist)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pemerintah Provinsi Sulsel memfokuskan perhatian mengantisipasi peredaran zat berbahaya yang kerap menjadi kekuatiran di masyarakat. Utamanya pada produksi pangan yang mengandung bahan mematikan seperti Formalin, Borax, Metanil Yellow, Rodamin B dan zat berbahaya lainnya.

Sekretaris Provinsi Sulsel, Abdul Latif menjelaskan, phaiknya telah membentuk tim pengawas obat dan makanan. Pembentukan tim pengawas ini merupakan instruksi Menteri Dalam Negeri mengingat tingginya angka kekhawatiran penyalagunaan zat berbahaya pada bahan makanan.

“Mendagri menginstruksjkan agar melakukan pengawasan, terutama pada tanaman pangan dan makanan yang mengandung propsa, potas, formalin, zat pewarna berbahaya, dan lainnya,” ungkap Latief, Selasa (10/10) kemarin.

Pembentukan badan pengawas itu, lanjut Latif yakni melibatkan sejumlah instansi terkait seperti Dinas Perdagangan, Dinas Kesehatan, Badan POM, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP), Dinas Perindustrian dan lainnya.

Selain itu, Latif menjelaskan, ada beberapa tugas yang akan diemban tim pengawas nantinya. Yakni melakukan pengawasan secara dini terhadap proses produksi bahan pangan di lapangan.

“Selama ini kan, pengawasan yang dilakukan instansi terkait jalan sendiri-sendiri sesuai bidangnya. Kesehatan berjalan sendiri, BPOM sendiri, dan lainnya,” kata Latif.

Sementara, Direktur Pengawasan Produk dan Bahan Berbahaya BPOM RI, Ema Setyawati mengatakan, tugas tim pengawas terpadu adalah memantau dan mengawasi bahan pangan yang terindikasi tercemar maupun sengaja dicemari zat berbahaya.


div>