SENIN , 11 DESEMBER 2017

Pemprov Buka Lelang Jabatan Eselon II

Reporter:

Al Amin

Editor:

asharabdullah

Kamis , 07 Desember 2017 12:23
Pemprov Buka Lelang Jabatan Eselon II

Kepala BKD Sulsel, Ashari F Radjamilo. foto: ashar abdullah/rakyatsulsel.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel membuka seleksi terbuka jabatan Eselon II. Ada enam jabatan yang dibuka untuk seleksi. Terdiri dari dua posisi staf ahli, jabatan Kepala Biro Bina Perekonomian, Kepala Biro Pengelolaan Barang dan Aset Daerah, Kepala Biro Umum dan Perlengkapan, serta posisi Kepala Dinas Perkebunan.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel, Ashari Fakhsirie Radjamilo, mengatakan, seleksi terbuka jabatan di lingkup Pemprov Sulsel mulai dibuka. Melalui surat yang ditandatangani Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel Nomor 004/Pansel/XII/2017, pemprov membuka pendaftaran 6 – 20 Desember bagi pejabat yang ingin mengikuti seleksi terbuka ini.

“Tahapan untuk proses seleksi terbuka ini dimulai tanggal 5 Desember 2017 hingga 19 Desember mendatang,” kata Ashari, Rabu (6/12) kemarin.

Adapun tahapan proses lelang jabatan akan berlangsung hingga 27 Desember mendatang. Pada 5 – 19 Desember pengumuman dibukanya seleksi terbuka. Sedangkan 6-20 Desember proses pendaftaran, penerimaan, dan seleksi administrasi.

“20 Desember pengumuman hasil seleksi administrasi, 21 Desember assesment berupa psikometri, LGD, dan analisis kasus,” urainya.

Sementara pada 22 Desember akan dilakukan penilaian rekam jejak. 22-23 Desember wawancara akhir oleh panitia seleksi. Penetapan hasil seleksi 23 Desember, dan panitia seleksi menyampaikan hasil penilaian kepada gubernur pada 27 Desember 2017.

Untuk mendaftar seleksi terbuka, ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi. Poin penting diantaranya sekurang-kurangnya, dua kali pernah atau sedang menduduki jabatan administrator atau Eselon III A dengan masa jabatan keseluruhan minimal dua tahun pada saat pendaftaran. Minimal telah mengikuti dan lulus Diklat Kepemimpinan Tingkat III (kecuali pejabat fungsional).

Selain itu, lanjut Ashari, telah menyerahkan SPT tahunan pajak penghasilan pribadi tahun 2016. Serta membuat rencana kerja sesuai jabatan yang diminati maksimal tiga halaman.

Sebelumnya, Sekretaris Provinsi Sulsel, Abdul Latif, menjelaskan, pengisian posisi lowong ini dilakukan untuk memaksimalkan kerja-kerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Tahapan penerimaan seleksi terbuka terhadap enam OPD ini dilaksanakan setelah sebelumnya Gubernur Sulsel melakukan pelantikan untuk jabatan Kepala Inspektorat dan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.

“Itu harus pelantikan Inspektorat baru ada seleksi terbuka. Ini supaya kinerja pemerintah kian maksimal,” ujarnya.

Jika tak ada hambatan, para pejabat hasil lelang jabatan akan dilantik pada Januari mendatang. “Itu rencananya, tapi kembali lagi tergantung gubernur,” pungkasnya. (*)


div>