SELASA , 11 DESEMBER 2018

Pemprov Harus Alokasikan Rp 1 Triliun untuk TPP PNS

Reporter:

Al Amin

Editor:

asharabdullah

Selasa , 10 April 2018 11:15
Pemprov Harus Alokasikan Rp 1 Triliun untuk TPP PNS

ILUSTRASI

– Masih Cari Tambahan Rp 100 M

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel harus mengalokasikan anggaran sekira Rp 900 miliar hingga Rp 1 triliun, untuk membayar Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) PNS Pemprov. Masih butuh tambahan Rp 100 miliar, dari anggaran yang disiapkan sebelumnya.

Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Sulsel, Arwien Azis, menjelaskan, pencairan TPP akan dilakukan dalam waktu dekat. Pembayaran ditransfer langsung ke rekening para PNS, yang dirapel langsung mulai Januari.

“Jika TPP yang akan dibayarkan antara 25 persen hingga 30 persen dari hasil hitung-hitungan yang telah dilakukan, berarti Pemprov Sulsel harus mengalokasikan anggaran sekitar Rp 900 miliar hingga Rp 1 triliun. Itu artinya, kita butuh tambahan sekitar Rp 100 miliar, dan itu yang harus disiapkan sebelumnya,” ungkap Arwien, Senin (9/4) kemarin.

Untuk menyiasati tambahan anggaran itu, lanjut Arwin, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus menerapkan efisiensi terhadap belanja-belanja yang tidak masuk dalam skala prioritas. Terutama belanja pegawai seperti Alat Tulis Kantor (ATK), biaya percetakan, dan sebagainya.

“Kita bisa rasionalisasikan belanja yang ada. Kalau tidak bersentuhan dengan masyarakat, terutama dengan belanja-belanja pegawai, harus dipangkas,” jelasnya.

Dia mengatakan, TPP dengan skema seperti yang disebut diatas kemungkinan besar akan diberlakukan hingga sembilan bulan ke depan.

Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel, Ashari Fakhsirie Radjamilo, menjelaskan, pihaknya sudah merampungkan analisis jabatan dan analisis beban kerja. SK TPP juga sudah ditandatangani Syahrul Yasin Limpo sebelum mengakhiri masa jabatannya.

“BKD juga sudah membuat skema tabel berapa besar TPP yang akan diperoleh ASN jika skenario besarannya diberikan 10 persen, 20 persen, hingga 100 persen,” terangnya.

Sementara, Penjabat Sekda Provinsi Sulsel, Tautoto Tanaranggina, mengatakan, TPP dalam dua hingga tiga hari ke depan akan segera diselesaikan.

“Secara teknisnya ditangani oleh BPKD dan BKD,” singkatnya. (*)


div>