SELASA , 16 OKTOBER 2018

Pemprov Prioritaskan Perbaikan 1.000 Km Jalan

Reporter:

Al Amin

Editor:

asharabdullah

Jumat , 23 Februari 2018 16:26
Pemprov Prioritaskan Perbaikan 1.000 Km Jalan

Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel, Amin Yakub. Foto: Ashar/RakyatSulsel.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulsel masih menunggu surat keputusan (SK) Kelompok Kerja (Pojka) keluar untuk proses tender atau lelang rehabilitasi jalan provinsi.

Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi, Amin Yakub beraharap Pemerintah Provinsi Sulsel melalui Biro Pembangunan segera menyelesaikan SK tersebut.

“Sementara ditunggu SK Pokja-nya. Setelah itu baru dilakukan proses lelang untuk rehabilitasi jalan provinsi yang menjadi skala prioritas. Saya sudah bicara dengan Biro Pembangunan supaya segera diselesaikan dan dipercepat Pokjanya,” Kata Amin Yakub, Kamis (22/2) kemarin.

Dia melanjutkan, tahun ini, sekitar 1.000 km jalan provinsi masuk dalam daftar prioritas perbaikan karena kondisinya memang rusak parah. Beberapa jalan yang dimaksud berada dalam kawasan Makassar dan Kabupaten Gowa. Diantaranya lanjutan rehabilitasi jalan HM Yasin Limpo hingga Pattalassang.

Selain itu, poros Hertasning hingga Hertasning Baru, dimana beberapa titik mengalami kerusakan yang cukup parah juga akan menjadi perhatian serius.
“Banyak yang menjadi skala prioritas tahun ini. Lanjutan HM Yasin Limpo, poros Pattalassang hingga Hertasning,” ungkapnya.

Selain jalan, ada beberapa jembatan juga akan direhabilitasi. Seperti dua jembatan di daerah Galesong, jembatan Lolisang di Bulukumba.

Bukan itu saja, tahun ini, Pemprov Sulsel juga mulai merencanakan untuk memperbaiki jalan poros Sabbang-Seko sepanjang 10 km. Anggaran yang disiapkan sebesar Rp24 miliar.

Berbeda dengan tahun lalu, tahun ini, Pemprov Sulsel tidak akan melakukan peningkatan status jalan dari jalan kabupaten menjadi jalan provinsi. Tahun lalu, ada 22 jalan yang statusnya ditingkatkan menjadi jalan provinsi. Diantaranya HM Yasin Limpo, Hertasning, Aroepala, dan lainnya.

Amin Yakub berharap setelah proses tender, cuaca semakin membaik sehingga proses rehabilitasi jalan bisa dilakukan secara maksimal. Karena sifat jalan khususnya yang diaspal, jika kena hujan akan cepat rusak.

“Pasti akan banyak yang diperbaiki nanti kalau selesai musim hujan. Sifatnya jalan, kalau kena hujan, akan cepat rusak,” pungkasnya. (*)


div>