SELASA , 23 JANUARI 2018

Pemprov Sediakan Kartu Tani

Reporter:

Al Amin

Editor:

asharabdullah

Jumat , 12 Januari 2018 16:25
Pemprov Sediakan Kartu Tani

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Sulsel, Fitriani. (ist)

MAKASSAR, RAKYATSULSEl.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel dalam hal ini Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Holtikultura (TPH) Sulsel bersedia segera melakukan penerapan distribusi Kartu Tani atas kerja sama dari Bank Nasional Indonesia (BNI).

Kepala Dinas TPKPH Sulsel, Fitriani, mengatakan, pihaknya saat ini tengah merapatkan usulan itu dan selanjutnya akan dibahas secara nasional dalam pertemuan Kementerian Pertanian RI.

“Ini kita sudah rapatkan terkait usulan itu, sementara kita sinkronisasi dengan kebijakan yang ada,” ujar Fitriani, Kamis (11/1) kemarin.

Meski sudah mendapatkan informasi tersebut, Fitri mengatakan, pihaknya belum mengetahui secara pasti bentuk kerja samanya. Untuk itu, dirinya berjanji akan memberikan penjelasan seusai pertemuan di pusat pada Kamis pekan depan.

“Kebetulan BNI datang ke saya dan ada program kerja sama dengan Kementerian Pertanian, dia (BNI, red) mau mengadakan Kartu Tani ini. Karena kita belum terlalu paham nanti disosialisasikan di pusat,” bebernya.

Sebelumnya, Bank BNI Wilayah Makassar mulai mensosialisasikan Kartu Tani di Sulsel. Kelompok tani binaan pemprov jadi sasaran awal.

Sementara, Pemimpin Wilayah BNI Makassar, Edy Awaluddin, mengatakan, BNI Kartu Tani merupakan kartu debit yang disertai berbagai manfaat kemudahan transaksi. Selain itu, ada informasi yang mendukung kelancaran usaha petani, kemudahan informasi profil, lahan, hingga perkiraan pembayaran panen. “Ini bisa membantu meningkatkan produktivitas petani,” jelasnya.

Edy menambahkan, BNI Kartu Tani ini, merupakan kartu elektronik berisi data petani penerima bantuan, subsidi pemerintah, seperti pupuk, elpiji dan sembako. Juga menjadi tools pemerintah untuk memonitor penyaluran dan distribusi pupuk dan bibit/benih. “Juga tentu saja bisa mendapatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) petani,” jelasnya.

Kartu Tani untuk pertama kalinya akan didistribusikan di Sulsel. Pihaknya akan menyasar kelompok tani binaan pemprov tahap awal. Ada sekira 32 kelompok tani yang diincar.

“Sementara tahap sosialisasi dulu. Dan jika dimungkinkan ada Memorandum of Understanding (MoU) nanti dengan Pak Gubernur,” tuturnya.

Direktur Bisnis Kecil dan Jaringan BNI, Catur Budi Harto, mengatakan, Kartu Tani ini diandalkan untuk menggenjot target penyaluran KUR tahun ini. BNI menargetkan penyaluran KUR pada 2018 ini mencapai Rp13,5 triliun. “Untuk mencapai target tersebut, BNI Kartu Tani salah satunya yang diharapkan,” jelasnya. (*)


div>