JUMAT , 19 JANUARI 2018

Pemprov Sulsel Belum Terima Surat Soal Kenaikan Dana Hibah Parpol

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Minggu , 28 Mei 2017 21:13
Pemprov Sulsel Belum Terima Surat Soal Kenaikan Dana Hibah Parpol

Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Sulsel, Asmanto Baso Lewa. foto: ashar abdullah/rakyatsulsel.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah menyetujui kenaikan bantuan keuangan APBN untuk parpol.

Dana bantuan untuk parpol naik menjadi Rp 1.000 per suara. Selama ini bantuan keuangan dari APBN hanya Rp 180 per suara yang diperoleh partai politik peserta pemilu.

Terkait hal itu, Pemerintah Provinsi (Pemrpov) Sulsel dalam hal ini Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sulsel, Asmanto Baso Lewa mengakui jika pihaknya sampai saat ini belum menerima surat keputusan ataupun arahan untuk menaikkan anggaran dana hibah parpol khususnya di Sulsel.

“Sampai saat ini kami belum terima surat keputusan terkait hal itu, kalau sudah ada tentu harus diikuti,” kata Asmanto saat ditemui diruang kerjanya di Kantor Gubenur Sulsel, belum lama ini.

Dia menjelaskan, jika hal tersebut sudah ada di pihaknya, maka kenaikan untuk dana hibah untuk Parpol tersebut sangat meningkatkan, yakni mencapai kurang lebih Rp40 miliar, pada sebelumnya hanya sebesar Rp2 miliar.

“Kalau untuk Sulsel, jika itu naik sekitar maka akan menelan anggaran sebesar Rp40 miliar, sebelumnya 2 miliar saja,” ungkapnya.

Asmanto menambahkan, jika sudah ada perintah berupa surat yang resmi dari pemerintah pusat, maka pihaknya akan memasukkan penambahan anggaran itu di APBD Perubahan mendatang.

[NEXT-RASUL]

“Kalau sudah ada perintah, atau ada penegasan dari pusat serta dasarnya kuat maka kita masukkan di anggaran perubahan,” jelas Asmanto.

Lebih jauh, Asmanto menyatakan sebanyak 12 Parpol yang sudah di anggarkan. Untuk Partai baru, kata dia, sudah ada laporan masuk beberapa Partai tersebut diantaranya, Partai Perindo, PSI, dan lain sebagainya.

“Ada beberapa partai baru sudah menyampaikan ke kita, karena mereka mendaftar secara terpusat, didaerah cuma melaporkan saja, ada 6 partai baru. Kita sudah koordinasikan, karena kami ada bidang soal itu dalam rangka membangun indeksi domekrasi di Indonesia termasuk Parpol,” jelas Asmanto

Data kursi serta suara Parpol di Sulsel dan dana hibah sebelum dinaikkan:

Partai Golkar (18 kursi, 984.250 suara) mendapatkan dana terbanyak Rp400 juta, kemudian Gerindra (11 kursi/495.358 suara) Rp201 suara, Demokrat (11 kursi/515.461 suara) Rp209 juta, PAN (9 kursi/414.389 suara) Rp168 juta, PPP (7 kursi/296.004 suara) Rp120 juta.

Selanjutnya, Nasdem (7 kursi/371.343 suara) Rp151 juta, PKS (6 kursi/296.283 suara) Rp120 juta, Hanura (6 kursi/293.272 suara) Rp119 juta, PDI P (5 kursi/303.952) Rp123 juta, PKB (3 kursi/235.865 suara) Rp95 juta, PBB (1 kursi/135.900 suara) Rp55 juta dan PKPI (1 kursi/115.697 suara) Rp47 juta.


div>