KAMIS , 18 OKTOBER 2018

Pemprov Sulsel Setujui Revisi Penlok Lahan Kereta Api

Reporter:

Al Amin

Editor:

Lukman

Jumat , 20 Juli 2018 19:40
Pemprov Sulsel Setujui Revisi Penlok Lahan Kereta Api

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (PKP2), Andi Bakti Haruni. (ist)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pemerintah provinsi Sulsel, dalam hal ini Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKP2), akhirnya menyetujui untuk menindaklanjuti revisi Penetapan Lokasi (Penlok) lahan Kereta Api (KA) pada dua titik di Kabupaten Barru.

Kepala dinas PKP2 Sulsel, Andi Bakti Haruni mengatakan bahkan pihaknya sampai saat ini sudah melengkapi berkas Penlok barunya.

“Sudah ada revisi penetapannya masum, bahkan sudah ada mi lagi hasil revisi penloknya,” kata Bakti Haruni, Jum’at, (20/7).

Penjabat (Pj) Bupati Bone ini juga mengatakan, pihaknya telah mengajukan hasil Penlok yang baru itu sesuai dengan laporan pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN)

BPN Kabupaten Barru, sebelumnya mengusulkan sebanyak dua titik lahan KA yang mengalami kendala. Yakni di Desa Pancana dan Desa Lasitae, akan mengalami perubahan lantaran kondisi geografisnya yang harus melalui pengunungan kecil.

“Jadi lokasinya tidak pindah, tapi masih di lokasi yang sama hanya saja kita harus melakukan pengikisan gunung tersebut sehingga tidak menganggu jalur KA, total lahan untuk dua titik itu sebesar 7 hektare,” ujar Bakti.

Selain itu, pada dua titik trase di awal yakni lebarnya 50 meter maka akan bertambah, tergantung dari ketinggian bukit.

“Kami sudah tinjau lapangan bersama TP4D, BPN, Biro Hukum. Jadi Trase harus diamankan karena faktor geografis,” ulasnya. (*)


Tag
div>