RABU , 26 SEPTEMBER 2018

Pemprov Yakin Reklamasi CPI Sesuai Prosedur

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Selasa , 04 April 2017 13:46
Pemprov Yakin Reklamasi CPI Sesuai Prosedur

Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Sulsel, Abdul Latief. foto: dok rakyatsulsel.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pemerintah Provinsi (Pemrov) Sulsel optimis proyek reklamasi Centre Point of Indonesia (CPI) sesuai prosedur. Mulai dari perizinanan, pembangunan masjid, wisma negara, jembatan dan infrastruktur lainnya.

Optimisme itu juga didukung kemenangan Pemprov di pengadilan atas gugatan lembaga pecinta lingkungan, Wahana Lingkungan Hidup (Walhi).

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulsel, Abdul Latief, mengakui, jika pembangunan CPI dari awal pembangunan sudah menyelesaikan perizinan.

“Izin, kita memang start mulai membangun dari proses perizinan, bagian penting kita harus menunggu dari selesai seluruh perizinannya. Kalau hanya pengerjaan jalan dan jembatan bukan masuk area reklamasi, sehingga kemarin pengerjaan wisma negara dan masjid tidak masuk dalam perjanjian reklamasi,” ungkapnya diberitakan Rakyat Sulsel, Selasa (4/4).

Abdul Latief menambahkan, pihaknya akan mengaudit seluruh perijinan yang dimiliki. Baik itu yang sudah memenuhi syarat maupun yang belum sinkron dengan Undang-Undang.

“Kita akan audit seluruh perijinan yang ada. Apakah sudah dianggap memenuhi syarat, kita coba lihat uu, apakah masih ada perizinan yang belum terkoordinasi dengan UU. Kami tidak mau ada perizinan yang kita lampaui. Kita evaluasi,” katanya.

Dia menjelaskan, pembangunan jembatan, masjid dan wisma negara dilakukan sebelum kerja sama dengan pihak Ciputra.

“Pembangunan dilaksanakan tugas pemerintah seperti jembatan, wisma negara, masjid juga. Yang dibangun sekarang adalah pemerintah menyelesaikan,” katanya. (***)


div>