RABU , 21 NOVEMBER 2018

Penahan Air Sawah Petani Jebol, DPRD Minta Dinas PUPR Lakukan Percepatan Penanganan

Reporter:

Editor:

Niar

Kamis , 06 April 2017 18:10
Penahan Air Sawah Petani Jebol, DPRD Minta Dinas PUPR Lakukan Percepatan Penanganan

Kondisi sawah petani di Kampung Padang Pero, Kelurahan Lompoe, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare, yang jebol akibat hujan deras baru-baru ini, Kamis (06/04/2017).

PAREPARE, RAKYATSULSEL.COM – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Parepare, melakukan peninjauan di Padang Pero, Kelurahan Lompoe, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare, yang menjadi lokasi jebolnya penahan air sungai dan menyebabkan rusaknya satu petak sawah milik petani setempat.

Anggota Komisi III DPRD Parepare, Mulyadi, mengatakan, bangunan tersebut merupakan aset daerah. Sehingga, kata dia, terlebih dahulu harus dihapus supaya bisa menjadi dasar, untuk dilakukan pembongkaran dan membangun penahan yang lebih baik dan memadai. Karena, katanya, penahan yang ada sekarang tidak efektif.

“Kami memanggil Dinas terkait dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), untuk memastikan penyebabnya dan memberikan solusi yang terbaik, supaya petani tidak lagi dirugikan. Mudah-mudahan Dinas PUPR bisa melakukan percepatan,” katanya, Kamis (06/04/2017).

Sementara, Kepala Dinas PUPR Parepare, Samsuddin Taha, memaparkan, bendungan tersebut tidak bisa mengairi sawah di sekitarnya, karena lebih rendah dari lokasi sawah. Bahkan, katanya, merusak dan mengganggu sawah petani. Sehingga, lanjut dia, sayap dari sisi kanan jebol, yang mengakibatkan air mengalir dari sawah.

“Sudah ada satu petak sawah yang terkikis, apalagi didekatnya ada tower. Jadi, kami akan menyurat ke Balai Besar Wilayah Sungai Kementerian Pekerjaan Umum. Karena harus ditimbun, supaya tidak tergerus. Mudah-mudahan ada solusi yang diberikan,” ungkapnya. (luk)


Tag
div>