JUMAT , 14 DESEMBER 2018

Penanganan BPJS dan Raskin Jadi Temuan Reses Indira

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Senin , 12 Juni 2017 21:11
Penanganan BPJS dan Raskin Jadi Temuan Reses Indira

Wakil Ketua DPRD Makassar, Indira Mulyasari Paramastuti menyalami warga saat Reses III Masa Persidangan III Tahun 2016/2017,di kelurahan Mario, Kecamatan Mariso, Senin (12/6). (MD/RAKYATSULSEL)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, Indira Mulyasari telah melakukan reses III Masa persidangan III tahun 2016/2017. Kali ini dilaksanakan di kelurahan Mario, Kecamatan Mariso, Senin (12/6).

Wakil Ketua DPRD Makassar, Indira Mulyasari Paramastuti mendengarkan keluhani warga mappanyukki saat Reses III Masa Persidangan III Tahun 2016/2017,di kelurahan Mario, Kecamatan Mariso, Senin (12/6). (MD/RAKYATSULSEL)

Dalam reses tersebut, penanganan atau pelayanan beras miskin (Raskin) dan BPJS menjadi temuan dari legislator Fraksi Partai NasDem ini. “Lagi dan lagi temuan seperti ini terluang lagi, setiap kali saya reses keluhan masyarakat yang saya temui,” Kata Indira.

Lagislator yang berada di daerah pemilihan (Dapil) V yang meliputi mamajang, mariso dan tamalate, itu menjelaskan, untuk masalah BPJS memang saat ini perlahan-lahan akan teratasi karena pihak pemerintah pusat memberikannya secara bertahap.

Wakil Ketua DPRD Makassar, Indira Mulyasari Paramastuti mendengakan keluhan warga mappanyukki saat Reses III Masa Persidangan III Tahun 2016/2017,di kelurahan Mario, Kecamatan Mariso, Senin (12/6). (MD/RAKYATSULSEL)

Tapi untuk masalah raskin, lanjut Indira, adalah masalah yang menurutnya sudah terselesaikan. Maka pihaknya akan mempertanyakan kepada pihak keluarahan dan kecamatan terkait hal itu.

“Saya kira masalah ini sudah diselesaikan tetapi sampai sekarang belum. Jadi saya akan mempertanyakan ke pihak terkait seperti kelurahan, kecamatan,” tuturnya.

Wakil Ketua DPRD Makassar, Indira Mulyasari Paramastuti menjawab keluhan warga mappanyukki saat Reses III Masa Persidangan III Tahun 2016/2017,di kelurahan Mario, Kecamatan Mariso, Senin (12/6). (MD/RAKYATSULSEL)

Lanjut Indira, informasi yang dirinya terima, ada data yang hilang di Badan Pusat Statistik (BPS)
“Dan ini saya akan kembali mempertanyakannya karena kasihan masyarakat yang harus dibeda-bedakan di kelurahan mario belum dapat sementara dikelurahan lain sudah, apalagi pemberiannya tidak sesuai dengan Peruntukannya,” tegasnya.

Salah satu warga Kelurahan Mario, Rahmawati menuturkan, pembagian raskin dikelurahannya dalam beberapa akhir ini belum diterimanya. “Saya masalah raskin bu tang sampai saat ini velum dapat, itu yang bisa saya sempat keluhkan,” katanya.


div>