RABU , 20 JUNI 2018

Pencairan Anggaran Terkendala DPA

Reporter:

Armansyah

Editor:

asharabdullah

Sabtu , 03 Maret 2018 15:00
Pencairan Anggaran Terkendala DPA

Ilustrasi Kantor Balaikota Makassar. foto: net

* Baru 85 Persen Diserahkan ke BPKA

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pasca mutasi jabatan dari Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKA) Erwin Haija ke Sekretaris BPKA, Abd Rasyid, proses pencairan anggaran masih terkendala. Kali ini kendalanya yakni penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) dari SKPD ke BPKA.

Kendati demikian, Pelaksana Harian (Plh) Kepala BPKA, Abd Rasyid mengatakan hingga saat ini sudah 85 Persen DPA sudah diserahkan ke pihaknya. Hanya tersisa 15 persen untuk dilakukan pencairan.

“Saya selalu berharap supaya cepat tuntas, sangat mengharapkan kepada para pemimpinan Kepala SKPD untuk menugaskan itu karena yang perlu diperbaiki supaya cepat tuntas,” ujar Abd Rasyid, Jumat (2/3) kemarin.

Ia menjelaskan bahwa DPA yag berada di setiap SKPD harus diberikan secepatnya untuk segera diperbaiki apa yang menjadi kekurangan. Pasalnya, pencairan harus menunggu semua SKPD menyerahkan DPA ke BPKA.

“Kemarin itu ada sudah menyerahkan DPA dan sudah ditandatangani tapi dikembalikan lagi karena ada diperbaiki, itu tentu tuntas kalau mereka aktif sedini mungkin menyerahkan DPA,” ujar Abd Rasyid.

Lanjut Abd Rasyid, pihaknya ingin cepat menyelesaikan DPA tersebut untuk segera melihat aktivitas dan pelayanan Pemkot Makassar bekerja seperti biasanya.

“Himbaukan kita ke SKPD untuk cepat menyerahkan, sehingga minggu ini bisa 100 persen supaya bisa jalan total itu kegiatan pemkot, kinerja SKPD tergantung DPA dan BPKA mendukung hal itu,” jelas Abd Rasyid.

Ia mengatakan bahwa saat ini anggaran yang siap dicairkan senilai Rp 2,8 triliun yang terbagi beberapa item seperti belanja langsung diantaranya belanja pegawai, barang dan jasa serta belanja modal Pemkot Makassar.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Makassar Syamsu Rizal berharap pencairan DPA segera dilakukan mengingat hal ini menyangkut tenaga kontrak dan juga kinerja pelayanan setiap SKPD. “Kita ingin semua kerja-kerja pelayanan di setiap SKPD di lingkup pemkot berjalan secapatnya,” ucap Syamsu Rizal.

Deng Ical, sapaan Syamsu Rizal mengatakan bahwa dirinya akan berkoordinasi dengan semua SKPD untuk melihatkendala penyelesaian DPA untuk mencarikan solusi bersama. (*)


div>