SABTU , 22 SEPTEMBER 2018

Pencalegan, Perempuan Harus Urutan Pertama

Reporter:

Suryadi Maswatu

Editor:

RRS

Jumat , 09 Februari 2018 19:41
Pencalegan, Perempuan  Harus Urutan Pertama

Humas Temu Kader Perempuan PAN Rasmi Ridjang Sikati, anggota DPR RI Andi Yuliani Paris dan Ketua DPP PAN Pemberdayaan Perempuan dan Anak Euis F Fatayaty saat menggelar konfrensi pers di Hotel Remcy

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM –  Hasil pertemuan Temu Kader Perempuan PAN se Sulsel  merekomendasikan agar saat penyusunan nomor urut  calon anggota legislatif (caleg) yang akan maju bertarung di pemilihan legislatif (pileg) 2019 mendatang, maka  caleg  perempuan harus berada diurutan pertama.

“Kami sepakat dan akan memperjuangkan agar para perempuan ditempatkan diurutan pertama. Harapannya, 30 persen terakomodir itu sudah luar biasa,” ujar Humas Temu Kader Perempuan PAN, Rasmi Ridjang Sikati,  Jumat (9/2), di Hotel Remcy usai kegiatan digelar.

Seperti diketahui, caleg yang ingin maju dalam pileg selalu berebut berada di urutan pertama meskipun yang menentukan nantinya suara terbanyak. Posisi nomor urut satu masih dinilai berdampak psikologis bagi pemilih.

“Sebenarnya, nomor satu atau berapa itu sama saja. Kita ketahui jika sistem pemilu kita terbuka atau berdasarkan suara terbanyak. Hanya saja, tentu ada dampak psikologisnya. Pemilih  pasti menganggap nomor satu itu masih terbaik, meski tidak semua caleg nomor urut satu itu terpilih,” ujar Rasmi yang juga Ketua Pemberdayaan Perempuan BM PAN Sulsel ini.

Tapi, Rasmi bersyukur jika kemudian nantinya ketua partai bisa mengakomodir hasil rekomendasi dari  Temu Kader Perempuan PAN se Sulsel.

Wakil Ketua DPD PAN Sulsel Ahmad Pasima yang dikonfirmasi mengenai rekomendasi yang dikeluarkan Perempuan PAN dalam temu kader mengaku salut bahkan jika perlu semua perempuan ada di urutan pertama.

Ketua DPD PAN Makassar, Hamzah Hamid, yang juga turut hadir saat penutupan sangat salut dengan tuntutan para Perempuan PAN.

“Saya salut dengan rekomendasinya. Saya sepakat dengan Pak Ahmad Pasima. Jika perlu semua Perempuan PANyang maju di Kota Makassar kita tempatkan diurutan pertama. Asalkan dia layak dan pantas ada diurutan tersebut,” terangnya.

Temu Kader Perempuan PAN dibuka langsung Ketua DPP PAN Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Anak Euis Fety Fatayati.  Ketua DPW PAN Sulsel Ashabu Kahfi turut hadir dalam acara pembukaan.

Anggota DPRD Sulsel Usman Lonta dan  anggota DPR RI Andi Yuliani Paris menjadi pemateri bagaimana kiat caleg bisa berebut suara di dapilnya masing-masing. Kegiatan ini diikuti Perempuan PAN se Sulsel dan digelar sehari.

Wakil Ketua PAN Sulsel, Nurkanita Maruddani Kahfi mengatakan kegiatan ini sangat wajib diikuti kader perempuan PAN. Makanya, semua kader Perempuan PAN telah diundang untuk harus ikut acara tersebut.

“Ini wajib bagi kader perempuan PAN untuk ikut dan Insyallah seluruh kader perempuan PAN di Sulsel akan menghadiri acara tersebut,” ujarnya.

Ditambahkan, kegiatan ini sebagai upaya dalam mengkonsolidasikan konstalasi politik menjelang pilkada serentak 2018 dan Pilgub Sulsel.

“Disamping itu pula, ini juga sebagai upaya penguatan silaturahim antara sesama kader perempuan secara keseluruhan,” tukasnya.


Tag
div>