SELASA , 11 DESEMBER 2018

Pencurian di Kantor Pemda, Kesbangpol Kehilangan Data Foto

Reporter:

Editor:

hur

Senin , 07 September 2015 14:27

LUWU UTARA, RAKYATSULSEL.COM – Kasus pencurian kembali terjadi di Kantor Dinas Pemerintah Kabupaten Luwu Utara. Kali ini, mobil milik Syair, Kepala Bidang Perlindungan masyarakat, Kesbangpol yang dibobol pencuri pada pukul 08.30 Wita, Senin pagi (7/9). Akibatnya, Syair mengalami kerugian kerusakan pada kaca mobil dan kehilangan satu unit kamera merk Nikon.

Kepolisian yang tiba dilokasi langsung melakukan identifikasi dan menyelidiki kasus pencurian ini.
Pencuri tersebut berhasil membawa kabur kamera yang berisi data kantornya dengan cara memecahkan Kaca mobil milik Syair. Senin, (7/9).

Menurut Syair, pencurian itu diperkirakan terjadi pada upacara bendera Senin pagi sedang berlangsung. Seusai upacara, pada pukul 10.00 Wita, Syair bermaksud mengambil kamera nikon tersebut di mobilnya

“Pada saat itu juga saya kaget, kaca mobil saya sudah pecah, dan kamera sudah hilang,” ujarnya. Kabid Linmas Kesbangpol Pemda Lutra ini mengatakan bahwa kamera seharga sekitar Rp 6 jutaan tersebut adalah milik kantor, dan berisi data-data kegiatan kantor yang berkaitan dengan Kesbang.

“Ada banyak foto-foto dan data kegiatan Kesbangpol, yang merupakan data sangat penting untuk laporan nantinya pada saat Latpim III,” kata Syair.

Dia menambahkan bahwa kejadian pencurian seperti yang dialaminya, sudah sering terjadi di kantor Pemda, mulai dari pencurian helm, laptop, dan lainnya. Menurutnya, kondisi keamanan di kantor ini sudah tidak kondusif lagi. Ini seharusnya tidak terjadi apalagi dengan sudah adanya pengamanan dari satpol PP.

Sementara itu, Kanit SKPT Polres Lutra, Aiptu Abdul Latif yang ditemui di lokasi kejadian mengatakan, pencuri memukul jendela mobil korban hingga pecah dan membawa kabur kamera milik korban. Pelaku melakukan aksinya pada saat semua pejabat dan pegawai melakukan upacara bendera, di mana pada saat itu kondisi kantor sepi karena semua fokus di lapangan upacara.

“Pihak keamanan (Satpol PP,red) yang ada di kantor daerah tidak melakukan Patroli pada saat upacara berlangsung. Seharusnya pada saat upacara berlangsung, satpol PP juga melakukan patroli,” kata Abdul Latif.

Dia membenarkan kasus pencurian sering terjadi di sekitar lokasi kantor daerah. “Saran saya, seharusnya patroli pihak pengamanan Satpol PP lebih diintensifkan dengan melakukan patroli keliling setiap saat. Sehingga kejadian seperti ini tidak terjadi lagi,” tandas Aiptu Abdul Latif.


Tag
  • pencurian
  •  
    div>