RABU , 21 NOVEMBER 2018

Pendaftar CPNS Kota Makassar Tembus 7.340 Orang

Reporter:

Armansyah

Editor:

Iskanto

Senin , 15 Oktober 2018 08:40
Pendaftar CPNS Kota Makassar Tembus 7.340 Orang

Tes CPNS sistem CAT. Ilustrasi Foto: dok.JPNN.com

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 resmi ditutup Senin (15/10) hari ini.

Khusus di Kota Makassar, sedikitnya ada 7.340 pendaftar. Dari 7.340 pendaftar di lingkup Pemkot Makassar, formasi guru masih menjadi incaran para pendaftar, sebab ada sekira 2.000 lebih pendaftar yang memilih formasi guru.

Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengelolaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Makassar, Basri Rahman mengatakan, pendaftaran CPNS berakhir hari ini. Formasi yang banyak dipilih adalah guru dan bidan. Sementara, untuk formasi dokter umum dan dokter gigi masih minim pendaftar.

“Pendaftar yang memilih intansi pemkot itu ada 7.340 orang. Paling kecil itu dokter umum dan dokter gigi itu hanya satu yang memilih, yang besar itu guru sama bidan, kalau guru mencapai 2.000 lebih pendaftar,” kata Basri, Minggu (14/10).

Lanjut Basri, seluruh berkas pendaftaran selanjutnya bakal diverifikasi oleh pemerintah kota. Pendaftar yang dinyatakan memenuhi syarat dan lolos seleksi administrasi bakal mendapatkan kartu ujian untuk mengikuti proses seleksi selanjutnya sesuai dengan ketentuan instansi.

Ia membeberkan, hingga saat ini sudah ada sekitar 4.000 lebih dokumen pendaftar yang sudah diverifikasi dan siap untuk mengikuti tahapan selanjutnya.

“Sudah sekitar 4.000 lebih berkas yang kita verifikasi dan ini kita terus lakukan sampai minggu ketiga Oktober. Kartu tes itu terbit kalau berkas mereka sudah diverifikasi dan dinyatakan memenuhi syarat,” jelasnya.

Sementara, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Hasbi menyebutkan, jumlah tenaga pendidik atau guru di Makassar masih kurang. Pasalnya, jumlah guru kontrak sampai saat ini mencapai 2328 orang.

“Kita punya guru kontrak 2.000 lebih, itulah kekurangan gurunya Makassar selama ini, karena mereka itu mengisi kekosongan selama tidak ada pengangkatan guru,” ungkapnya.

Kata Hasbi, sekolah di Kota Makassar masih minim untuk tenaga guru di tingkat sekolah dasar dibandingkan dengan SMP.

“Di SD itu kadang cuma dua ji gurunya yang PNS, tinggal kepala sekolah sama satu dua guru, selebihnya kontrak,” cetusnya.

Hasbi berharap agar guru kontrak ini yang nantinya bisa mengisi formasi guru dalam seleksi CPNS tahun ini.
“Kita harap mereka itu (tenaga kontrak) yang bisa masuk, karena kalau mereka bisa masuk berarti pengabdian mereka di hargai,” tuturnya.

Diketahui, Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Republik Indonesia resmi mengumumkan formasi CPNS 2018. Pengumuman tersebut berdasarkan Peraturan Menteri PAN-RB Nomor 36 Tahun 2018 Tentang Kriteria Penetapan Kebutuhan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pelaksanaan Seleksi CPNS 2018.

Hasilnya ada sekitar 238.015 total formasi yang dibuka tahun ini. 51.271 formasi untuk intansi pusat dan 186.744 formasi untuk instansi daerah. Pemkot Makassar mendapatkan jatah sebanyak 481 formasi CPNS dari 1370 formasi yang diusulkan. (*)


div>