SABTU , 21 JULI 2018

Pendaftaran Paslon Dibuka, 31 Aman 8 Rawan

Reporter:

Suryadi - Fahrullah

Editor:

asharabdullah

Senin , 08 Januari 2018 10:20
Pendaftaran Paslon Dibuka, 31 Aman 8 Rawan

ilustrasi (ist)

-Kotak Kosong Berpeluang Terjadi di Bone dan Enrekang

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pilgub Sulsel dan Pilkada 12 Kabupaten/Kota  berpotensi diramaikan 39 pasangan calon (paslon). Tiket aman memihak 31 bakal paslon kepala daerah-wakil kepala daerah, namun delapan paslon masih wajib bergerilya menggenapkan koalisi parpol di masa ‘injury time’.

Pemetaan sikap akhir parpol berdasarkan format B1-KWK menempatkan Pilgub Sulsel dan tiga daerah lain masing-masing Bantaeng, Jeneponto dan Pinrang yang  dipastikan paling kompetitif. Rivalitas kandidat bersaing di Pilkada wilayah ini melibatkan empat pasangan calon.

Sebaliknya, potensi paslon tunggal berpeluang lahir di Pilkada Bone dan Enrekang. Duo petahana yakni Fashar Padjalangi-Ambo Dalle di Bone dan Muslimin Bando di Enrekang, berpeluang melawan kotak kosong jika saja tak ada penyatuan dari parpol-parpol yang belum memperjelas pilihan politiknya.

Dok. RakyatSulsel

Sementara ‘head to head’ hampir dipastikan terjadi di Pilkada Wajo dan tiga Pilwalkot masing-masing Makassar, Parepare dan Palopo. Dua kota terakhir memunculkan rivalitas tajam antara petahana walikota dan wakil walikota. (Baca; Pecah Kongsi Berujung Duel).

Kejelasan paslon yang berkompetisi di Pilkada sangat ditentukan pada tahapan pendaftaran yang dijadwalkan dibuka resmi KPU secara serentak selama tiga hari, Senin-Rabu (8-10/1/2018) pekan ini.

Data dan informasi yang dihimpun Harian Rakyat Sulsel memunculkan kontestasi Pilgub Sulsel bakal diramaikan empat pasangan calon. Tiga tiket aman melaju ke tahapan pendaftaran menempatkan pasangan Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) melalui jalur independen, Nurdin Halid-Azis Qahar Mudzakkar yang mengamankan koalisi Golkar-NasDem-PKPI-PKB, serta pasangan Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman (NA-ASS) melalui koalisi PDIP-PKS-PAN).

Satu paslon lainnya yakni pasangan Agus Arifin Nu’mang-Tanribali Lamo, untuk sementara mengamankan SK usungan dari Gerindra dan PBB dengan akumulatif suara 12 kursi atau sekira 14 persen. Hingga malam tadi, pasangan ini masih bergerilya buat mendapatkan dukungan PPP dan Hanura dalam mencukupkan pemenuhan syarat pengusungan.

Di Makassar, pasangan Syamsu Rizal-Iqbal Jalil (DIAji) gagal melaju setelah dua parpol utama (Demokrat dan PKS) justru bersikap berlabuh ke kandidat paslon lainnya. Demokrat bergabung mendukung petahana Ramdhan ‘Danny’ Pomanto yang berpasangan dengan Indira Mulyasari (DIAmi) melalui jalur independen, sementara PKS memilih bergabung di koalisi gemuk yang diborong pasangan Munafri Arifuddin-Rachmatika Dewi (APP1-Cicu).

DIAmi dijadwalkan mendaftar ke KPU pada Senin (8/1/2018) hari ini, sementara pasangan Appi-Cicu dijadwalkan mendaftar, Rabu (10/1/2018).  “Konsep pengantaran biasa, kita gaya rakyat saja. Sebab yang istimewa dalam pendaftaran ini karena kita membawa suara rakyat,” ujar Bakal Calon Walikota petahana Makassar, Danny Pomanto.

Danny optimis mengukir sejarah  di Pilkada Makassar.  Selain target ‘oppo’, kandidat berlatarbelakang arsitek ini bertekad menjadi figur pertama di Makassar yang meraih kemenangan melalui  jalur perseorangan. “Alhamdulillah ini sejarah, pertama kali incumbent mendaftar lewat jalur perseorangan meski telah didukung partai besar seperti Demokrat,” ucapnya.

Seteru tajam antarpetahana tak terelakkan di Pilwalkot Parepare dan Palopo.  Petahana Taufan Pawe yang menggandeng Pangerang Rahim, dipastikan ‘head to head’ dengan pasangan Faisal A Sapada-Asriady Samad yang memastikan aman melaju berdasarkan SK usungan resmi parpol koalisinya.

Demikian halnya di Pilkada Palopo yang memunculkan rivalitas terbuka antara walikota Judas Amir dan wakil walikota Akhmad Syarifuddin Daud. Judas menggandeng Ramat Masri Bandaso melalui koalisi raksasa melibatkan delapan parpol, sementara Akhmad Syarifuddin berpasangan dengan Budi Sada melalui koalisi Hanura-Gerindra dengan akumulatif suara 20 persen.

Kejelasan sikap parpol jelang pendaftaran menjadikan Pilkada Wajo hanya diramaikan dua paslon, masing-masing pasangan Amran Mahmud-Amran (Pammase) serta pasangan Baso Rahmanuddin-Anwar Sadat (Barakka). Wabup Andi Syahrir Kube Dauda yang selama ini mewacana bakal maju, berpotensi gagal mengenapkan parpol koalisi.

Di Pinrang, ada empat pasangan yang telah mengkonfirmasi KPU untuk melakukan pendaftaran. Mereka adalah pasangan Andi Irwan Hamid – Alimin, Abdul Latief – Usman Marhan, Jamaluddin Jafar Jarre – Andi Sofyan Nawir, serta pasangan jalur perseorangan Hamka Mahmud – Ahsan Wahid. “Saat ini sudah ada empat yang telah memasukan surat (pemberitahuan),” kata ketua KPU Pirang, Mansyur Hendrik.

Ia menyebutkan, jika keempat paslon tersebut telah memberikan jadwal pendaftaran keempat Paslon tersebut. “Andi Irwan, Rabu 8 Januari pukul 11.00, Hamka Mahmud tanggal 8 Januari pukul  14.00, Jamaluddin Jafar Jarre tanggal 9 Januari, dan  Abdul Latif akan mendaftar tanggal 10 Januari mendatang,” ungkapnya.

Di Enrekang, sejauh ini baru ada satu pasangan yang telah melakukan komunikasi dengan KPU. “Hingga saat ini baru satu calon incumbent, (Muslimin Bando),” kata ketua KPU Enrekang, Ridwan Ahmad.

Sejauh ini, baru Muslimin Bando yang aman menuju pesta demokrasi lima tahunan tersebut. Calon bupati petahana itu memborong sejumlah partai politik diantaranya, Golkar, PAN, PDIP, Demokrat, Gerindra dan Hanura.
Sementara rivalnya, Amiruddin baru mengantongi rekomendasi NasDem dan PBB dengan perolehan empat kursi di DPRD Enrekang.

Calon lainnya, Masrur Makmur Latanro juga sudah mendapat surat tugas dari PKS. Namun pemilik tiga kursi di DPRD Enrekang itu mengancam akan mengalihkan dukungannya ke Muslimin Bando atau Amiruddin jika Masrur tak kunjung mendapat tambahan parpol.

Begitupula di KPU Palopo, hingga saat ini baru satu kandidat yang telah memastikan akan melakukan mendaftaran di hari pertama. “Untuk saat ini baru pasangan Akhmad Syarifuddin-Budi Sadat,” sebut Ketua KPU Palopo Haedar Djidar.

Di Sidrap sendiri, dipastikan Pasangan Hj Fatmawati Rusdi – H Abdul Majid semakin mantap menatap Pilkada Sidrap. Pasangan yang bertagline  FATMA itu, akan segera melakukan deklarasi di Kota Pangkajene, hari ini, Rabu 8 Januari 2018, sekaligus akan mendaftar ke KPU Sidrap. “Paginya kita deklarasi di RMS Centre, (Pangkajene) jam 8 pagi, kemudian pukul 9.30 WITA, kita daftar ke KPU,” kata juru bicara  Fatmawati Media Centre (FMC), Syafruddin Wela, Minggu (7/1/2018).

Menurutnya, segala hal terkait deklarasi dan pendaftaran ke KPU sudah dipersiapkan dengan baik.  Soal rekomendasi, pasangan FATMA telah mengantongi 9 surat keputusan atau SK usungan model B.1-KWK. Sembilan partai politik itu adalah, Partai Golkar, NasDem, PKS, PAN, PPP, PKB, Hanura, PKPI, dan PBB.

Sementara satu-satunya rival kuat Fatmawati Rusdi, Dollah Mando akan mendaftar dihari terakhir Pendaftaran, Rabu (10/1). Dollah Mando sendiri mendapatkan usungan dari dua partai besar yakni Demokrat dan Gerindra. “Nanti tanggal 10 pak Dollah Mando dengan Mahmud Yusuf baru mendaftar,” kata Juru Bicara Dollah Mando, Syamsul Bahri.

Dirinya beralasan melakukan pendaftaran dihari terakhir, karena dianggap sebuah penyempurna. “Hari akhir itu kan bagus dan saya anggap sebagai bakal calon penyempurna,” ucapnya. (*)


div>