JUMAT , 19 OKTOBER 2018

Pendukung NA Pilih IlhamSAH

Reporter:

Jejeth

Editor:

Lukman

Rabu , 11 April 2018 06:00
Pendukung NA Pilih IlhamSAH

keluarga besar Labandu Makkatutu pilih mendukung pasangan Ilham Azikin-Sahabuddin (IlhamSAH).

BANTAENG, RAKYATSULSEL.COM – Dukungan kepada pasangan calon Bupati Bantaeng, Ilham Azikin-Sahabuddin (IlhamSAH) terus mengalir. Kali ini datang dari keluarga besar Labandu Makkatutu.

Keluarga besar ini adalah pendukung Nurdin Abdullah (NA) di Pilkada Bantaeng 10 tahun lalu. Pada saat itu, keluarga Labandu Makkatutu kompak mendukung Nurdin Abdullah. Alasannya sederhana, karena Nurdin Abdullah menawarkan program yang bisa mensejahterakan warga Bantaeng.

“Kami tidak pernah salah memberikan dukungan. Sekarang kami mendukung IlhamSAH karena pasangan ini setara dengan Nurdin Abdullah,” jelas keluarga Labandu Makkatutu, Thamrin Labandu.

Mantan anggota DPRD Bantaeng ini mengakui pasangan IlhamSAH juga bisa membawa kesejahteraan untuk warga Bantaeng. Dari tiga pasangan yang ada saat ini, hanya pasangan IlhamSAH yang bisa setara dengan Nurdin Abdullah.

“Dari gelar pendidikan, Ilham Azikin bergelar doktor. Sama persis dengan Nurdin Abdullah yang pertama datang ke Bantaeng dengan gelar doktor,” jelas dia.

Dia menambahkan, Nurdin Abdullah telah meletakkan dasar pembangunan yang kokoh di Bantaeng. Oleh karena itu, saatnya pasangan IlhamSAH yang melanjutkan kepemimpinan di Bantaeng ini. “Kejayaan ini harus diteruskan oleh IlhamSAH agar Bantaeng bisa lebih maju lagi,” tuturnya.

Terpisah, anggota DPRD Bantaeng, Husain Lamang juga mengakui jika pasangan IlhamSAH adalah satu-satunya pasangan yang paling layak memimpin Bantaeng. Pasangan ini punya kemampuan lobi yang kuat yang menjadi modal utama untuk membangun Bantaeng.

Legislator dari partai Gerindra ini mengakui jika pasangan ini punya jaringan di tingkat nasional yang bisa membantu pembangunan di Bantaeng. Buktinya, hanya pasangan Ilham Azikin-Sahabuddin yang berhasil menghimpun koalisi besar di Pilkada Bantaeng. Koalisi besar ini tentu harus melibatkan para petinggi partai yang ada di tingkat pusat.

“Kalau pasangan lain tidak mampu melobi, jangan IlhamSAH dibilangi serakah. Ini bukti kalau pasangan ini bukan orang sembarangan. Punya jaringan yang kuat di pusat untuk membangun Bantaeng,” jelas dia.

Dia menambahkan, pembangunan di Bantaeng tidak bisa hanya mengandalkan APBD daerah. Dibutuhkan bantuan dari pemerintah pusat. Oleh karena itu, dibutuhkan calon pemimpin yang punya jaringan yang kuat di pemerintah pusat.

“Dari tiga pasangan di Bantaeng. Hanya IlhamSAH yang punya jaringan itu. Dia punya banyak teman di pusat. Buktinya, partai politik ramai-ramai memilih pasangan ini,” jelas dia.

Calon Bupati Bantaeng, Ilham Azikin mengakui jika Nurdin Abdullah sukses membangun Bantaeng. Infrastruktur yang ada saat ini sangat membantu warga Bantaeng. “Apa yang sudah ada saat ini akan kami jaga dan dipelihara. Kami bukan orang bodoh yang datang untuk merusak di Bantaeng,” ujarnya.

Dia menambahkan, dukungan keluarga Labandu Makkatutu akan menambah kekuatan untuk memenangkan Pilkada Bantaeng. Dia juga mengajak kepada warga Bantaeng untuk senantiasa menggunakan hak pilihnya dengan baik. Bagi dia, hak pilih adalah harga diri yang tidak bisa ditukar dengan uang senilai apapun. “Ini adalah harga diri yang tidak boleh ditukar dengan uang senilai apapun,” jelasnya.

Terkait kekuatan koalisi partai pengusung IlhamSAH adalah modal utama untuk memuluskan pembangunan di Bantaeng. Dia mengatakan, untuk mendapatkan rekomendasi partai, ada proses yang harus dilalui. Mulai dari fit and proper test, hingga tes akademik. “Kalau partai saja tidak bisa diyakinkan, tentu akan sulit membangun Bantaeng,” jelas dia.

Lebih jauh Ilham Azikin mengatakan, koalisi besar itu tercipta dari jejaring teman-temannya di partai politik. Dia mengaku, ada banyak teman-temannya yang sekarang menjadi pimpinan partai di pusat dan Sulsel.

“Jaringan pertemanan ini sudah saya pelihara sejak lama. Teman-teman saya di KNPI dulu banyak yang menjadi pimpinan partai. Bisa ditanya ke mereka, saya tidak pernah menciderai komitmen yang telah terbangun,” jelas dia. (*)


div>