KAMIS , 20 SEPTEMBER 2018

Penerimaan CPNS Rawan Calo, Masyarakat di Himbau Hati-hati

Reporter:

Jejeth Aprianto

Editor:

Iskanto

Rabu , 12 September 2018 14:21
Penerimaan CPNS Rawan Calo, Masyarakat di Himbau Hati-hati

Ketua DPRD Jeneponto, Kaharuddin Mustamu

JENEPONTO, RAKYATSULSEL.COM – Sebelum rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018, ada angin segar untuk masyarakat Kabupaten Jeneponto yang ingin mengabdikan dirinya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Pemerintah Kabupaten Jeneponto telah menerima kuota formasi rekrutmen CPNS, pasca penyerahan dari Badan Kepagawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) di Kantor Gubernur, Minggu (9/9) kemarin.

Pemkab Jeneponto dalam rekrutmen CPNS 2018 mendapat jumlah kuota sebesar 306 orang dengan formasi khusus (Kategori 2) K2, Fungsional Guru, tenaga Kesahatan dan Tenaga Teknis.

Untuk menghindari praktik oknum yang menjadi perantara dan memberikan jasanya untuk menguruskan kelulusan CPNS (Calo), Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jeneponto, Kaharuddin Mustamu, mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi seleksi CPNS 2018.

Kaharuddin Mustamu mengajak elemen masyarakat di Jeneponto untuk bersama mengawal dan mengawasi proses seleksi, baik formasi CPNS untuk umum, maupun honorer K2.

“Sesuai penyampaian Pemkab Jeneponto ke media, formasi CPNS yang diterima sekira 306 orang. Baik untuk umum, maupun honorer. Harapan kita bersama proses seleksinya benar-benar sesuai mekanisme dan transparan,” kata dia, Rabu (12/9).

Menurut kaharuddin Mustamu, oknum yang ingin memanfaatkan proses seleksi, seperti menawarkan iming-imingan ke warga dengan imbalan tertentu, maupun menarik pungutan ke peserta CPNS harus diawasi bersama.

“Jangan ada percaya dengan Calo. Semua harus objektif, transparan dan bebas dari kecurangan. Tentu kita dambakan, tidak ada istilah ‘titipan-titipan’. Mereka yang memang layak sesuai formasi yang dibutuhkan, mesti diprioritaskan,” tegas dia. (*)


div>