SENIN , 21 MEI 2018

Penerimaan Tenaga Kontrak di RSUD Mateng Dinilai Diskriminatif

Reporter:

Editor:

Azis Kuba

Kamis , 29 Januari 2015 20:59

MAMUJU,RAKYATSULSEL.COM – Penerimaan tenaga kontrak di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) disinyalir sarat dengan tindakan diskriminatif dari orang-orang berpengaruh di daerah ini.

Hal ini diungkapkan oleh salah seorang pegawai sukarela yang mengaku telah mengabdi sejak awal RSUD ini dibuka kepada Rakyat Sulbar di Mamuju, Kamis (29/1).

“Kita yang mengabdi sejak rumah sakit ini dibuka malah terancam tidak diterima. Sementara mereka yang baru masuk awal bulan Januari tahun ini, justru katanya diprioritaskan karena mendapat rekomendasi dari tokoh berpengaruh di daerah ini,” kata salah seorang tenaga sukarela di RSUD Mateng yang minta namanya tidak dikorankan.

Tokoh pemuda Mateng Andi Basuki, membenarkan dugaan diskriminasi tersebut. Kata Basuki, alasan merebaknya dugaan adanya pengaruh orang-orang kuat dalam penerimaan tenaga kontrak di RSUD Mateng berawal dari diusulkannya sejumlah tenaga honerer yang baru mengabdi awal tahun ini oleh direktur Rumah Sakit untuk diterima menjadi tenaga kontrak daerah.

Padahal, kata Basuki, seharusnya dalam penerimaan tenaga kontrak di RSUD Mateng ini lebih memprioritaskan tenaga sukarela yang telah mengabdi sejak awal RSUD ini dibuka awal bulan Oktober tahun lalu.

“Ini kan tidak adil. Mereka yang baru masuk sama posisinya dengan yang telah lama mengabdi. Kuat dugaan ada intervensi dari orang kuat di daerah ini,” kata ketua Forum Pemuda Mateng ini.

Direktur RSUD Mateng H. Muhammad yang kepada Rakyat Sulbar mangatakan, dirinya dalam kapasitasnya sebagai pihak yang mengusulkan, hanya merekomendasi nama-nama sataf yang statusnya sukarela.

Meski tidak terbuka mengakui ada kekutan yang melakukan intervensi. Namun ia mengaku memang mengusulkan semua tenaga sukrela dan menyerahkan keputusan akhir kepada kepala BKD dan Bupati Mateng.

“Tapi diterima atau tidak, itu kan diluar kewenengan kami” kata Muhammad.


div>