JUMAT , 14 DESEMBER 2018

Penetapan HET Beras Tidak Cocok di Sulsel

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Rabu , 20 September 2017 12:00
Penetapan HET Beras Tidak Cocok di Sulsel

Syahrul Yasin Limpo. (ist)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Kementerian Pertanian telah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras di seluruh Indonesia. Namun, penetapan tersebut dinilai merugikan para petani.

Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, mengaku, sampai saat ini belum mendengar adanya penerapan HET beras. Sulsel sebagai lumbung beras nasional, merasa harga beras yang berlaku tidak pernah memberatkan konsumen.

“Beras melimpah. Selama ini juga tidak ada harga beras yang bergejolak. Dan itu masih standar-standar aja di Sulsel,” ujar Syahrul, Selasa (19/9) kemarin.

Syahrul mengatakan, justru mestinya yang harus diawasi itu harga terendah. Bila harga terlalu rendah lanjutnya, akan merugikan petani di Sulsel. Apalagi, ekonomi Sulsel salah satunya ditopang sektor pertanian.

“Kalau terlalu rendah, rugi petani,” jelasnya.

Sementara, Ketua Asosiasi Suplier Toko Modern (Astom) Sulsel, Makmur Mingko, menilai saat aturan tersebut diberlakukan dan suatu kondisi beras lagi langka karena pengaruh anomali cuaca, mau tidak mau harga bergejolak. Jikalau dijual tinggi tentu tak ada yang mau beli. Otomatis, banyak pedagang akan berhenti sejenak.

“Saat pedagang berhenti, tentu distribusi terganggu. Arus barang dari desa ke kota pun tersendat. Hal ini malah menimbulkan keributan,” nilainya.


div>