SELASA , 18 DESEMBER 2018

Pengacara Sabri Ajukan Eksepsi

Reporter:

asharabdullah

Editor:

Rabu , 02 Agustus 2017 23:01
Pengacara Sabri Ajukan Eksepsi

Yusuf Gunco (Yugo). Foto : ist

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Terdakwa kasus dugaan korupsi sewa lahan negara, Muh Sabri, akan mengajukan eksepsi atas dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Hal itu diungkapkan kuasa hukum Muh Sabri, Yusuf Gunco.
Menurut Yugo–sapaan akrab Yusuf Gunco, banyak kejanggalan-kejanggalan yang disampaikan JPU dalam dakwaannya. “Seperti Jaksa menjelaskan kalau itu tanah garapan, berarti ada SK atau surat garapan. Dengan demikian, ini bukan pidana tapi perdata,” ujar Yugo
Selain itu, kata dia, peranan Sabri pada perencanaan tidak ada. Keterlibatan Sabri hanya sebatas pemberitahuan saja, namun tidak ada atau tidak hadir dalam setiap pertemuan. “Pada saat kesepakatan tersebut, Sabri tidak ada disitu, jadi jelas Sabri tidak terlibat,” ungkapnya.
Yugo menegaskan akan membacakan eksepsi pada sidang selanjutya.
Diketahui, sidang perdana kasus penyewaan lahan negara di Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo, telah digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Rabu (2/8). Tiga terdakwa dalam kasus ini, yakni Asisten I Pemkot Makassar Muh Sabri, serta Rusdin dan Jayanti.
Berdasarkan dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU), disebutkan bahwa terdakwa Sabri, Rusdin dan Jayanti, secara bersama-sama melakukan tindakan korupsi yang merugikan negara Rp 500 juta.
Terdakwa Sabri yang memfasilitasi agar harga jangan terlalu tinggi, sebab daerah tersebut merupakan daerah proyek strategis nasional yang dicanangkan Presiden Jokowi.
[NEXT-RASUL]
“Pembayaran secara tunai sebesar Rp 500 juta antara saksi Rusdin dan Jayanti dengan PT PP, dan Asisten I selaku yang mengetahui. Dimana, dana tersebut dibagi dua, Rp 250 juta untuk Rusdin menikmati secara pribadi, dan Rp 250 juta untuk Jayanti secara pribadi,” kata JPU, Kamaria.

div>