RABU , 14 NOVEMBER 2018

Pengacara Terdakwa Tuding Kesaksian Sudirman Bohong

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Kamis , 01 Desember 2016 12:44
Pengacara Terdakwa Tuding Kesaksian Sudirman Bohong

Anggota DPRD Jeneponto, Sudirman Sijaya (pelapor), memberi kesaksian dalam lanjutan sidang Yusniar, di Pengadilan Negeri Makassar, Rabu (30/11). foto: asep/rakyatsulsel.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Terdakwa kasus dugaan pencemaran nama baik, Yusniar, kembali menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Makassar, Rabu (30/11). Kali ini, sidang diagendakan untuk mendengar keterangan saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

JPU menghadirkan empat orang saksi masing-masing, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jeneponto Sudirman Sijaya selaku pelapor, Nurhayati Dg Kebo, Herman Anwar dan Fitriani.

Dalam kesaksiannya, Sudirman Sijaya mengatakan, saat itu dirinya diberi tahu oleh beberapa rekannya tentang status yang ditulis Yusniar di akun Facebook miliknya.

“Herman Anwar menelfon saya, jika Yusniar menulis status melalui facebook,” kata Sudirman, di hadapan majelis hakim yang diketuai Kasianus.

Usai melihat status tersebut, Sudirman lalu mengklarifikasi langsung ke terdakwa Yusniar terkait maksud status tersebut. Namun, Yusniar membantah telah membuat status yang menyinggung anggota dewan.

“Sekiranya dia mengakui pasti saya maafkan. Tapi dia (Yusniar) menyangkal jadi kasus ini saya laporkan, dan dia baru mau minta maaf setelah saya laporkan,” tutur Sudirman diberitakan Rakyat Sulsel, Kamis (1/12).

Sementara itu, Pengacara Yusniar, Maulana menuding beberapa pernyataan Sudirman tidak sesuai dengan keterangan di Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Salah satunya tentang keberadaan Sudirman saat pembongkaran rumah orang tua Yusniar yang menjadi awal masalah. Sudirman membantah berada di lokasi saat pembongkaran.

[NEXT-RASUL]

Sementara, menurut Yusniar, saat pembongkaran rumah tersebut, pelapor berada di lokasi. “Di dalam BAP kesaksian Sudirman sangat berbeda,” kata Maulana.

Maulana menegaskan, pada persidangan selanjutnya, pihaknya akan menghadirkan saksi lain untuk membuktikan Sudirman berbohong dalam kesaksiannya. Jika terbukti, pihaknya akan menempuh jalur hukum karena memberikan keterangan palsu di bawah sumpah Al Qur’an.

“Kami akan kros cek kembali kebenaranya, keterangan mana yang bohong, jika memang keteranganya bohong dipersidangan ini kami akan laporkan kembali,” ungkapnya. (***)


div>