MINGGU , 24 JUNI 2018

Pengalihan Arus Bus dan Truk, DPRD Parepare Jadwalkan Hearing dengan Dishub

Reporter:

Editor:

Niar

Kamis , 08 Juni 2017 16:07
Pengalihan Arus Bus dan Truk, DPRD Parepare Jadwalkan Hearing dengan Dishub

H Minhajuddin Achmad, Ketua Pansus Perda Jalan, DPRD Kota Parepare

PAREPARE, RAKYATSULSEL.COM- Ketua Panitia Khusus (Pansus) Peraturan Daerah (Perda) Jalan, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Parepare, H Minhajuddin Achmad menjadwalkan akan menggelar kegiatan dengar pendapat (hearing) dengan pihak Dinas Perhubungan (Dishub).

Hearing yang akan digelar Jumat, (9/6) besok, merupakan salah satu wujud sigap DPRD Parepare dalam menjawab laporan salah seorang warga yang mempertanyakan perihal pengalihan bus dan truk di Jalan Bau Massepe melalui Media Sosial (Medsos).

“Sudah ada suratnya, besok (Jumat, red.) akan kita gelar hearing dengan Dishub. Kita akan mencari alternatif pengalihan truk dan bus sehingga tidak lagi melintas di Jalan Bau Massepe,” ujar Min, sapaan Legislator dari Partai Beringin ini.

Minhajuddin juga menjelaskan, pengalihan bus dan truk melalui Jalan Bau Massepe, yang dilakukan Dishub mengintat Jalan Bau Massepe merupakan pusat perekonomian masyarakat Parepare.

“Sebenarnya kita perlu lihat bahwa Bau Massepe itu jalan Nasional, tidak boleh ada parkir di situ kalau kita lihat perundang-undangan yang ada. Tetapi karena di situ ada kegiatan perekonomian masyarakat, makanya kemudian Dishub untuk sementara memberikan ruang untuk tempat parkir, tentu demikian, bus dan truk itu harus dicarikan alternatif jalan karena kepadatan kendaraan yang melintas di jalan itu,” terang Anggota DPRD empat periode ini.

Penegasan akan pentingnya alternatif jalan bagi bus dan truk kata Min, sangat mendesak, mengingat banyaknya kasus kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang kerap terjadi diakibatkan kepadatan bus dan truk di jalan tersebut.

“Sangat perlu dicarikan alternatif jalan, apalagi sudah beberapa kasus terjadinya lakalantas,” tegasnya.

Sebelumnya, laporan disampaikan Andi Rifl, salah seorang warga Parepare. Andi Rifl mempertanyakan pertimbangan yang dilakukan Dishub sehingga bus dan truk yang sebelumnya hanya dibolehkan melintas di Jalan Mattirotasi lalu dialihkan kembali ke Jalan Bau Massepe.

“Tahun 2014 lalu, Pemkot bersama stake holder telah melakukan rekayasa jalan dengan satu jalur. Tetapi kenapa di tahun 2017 ini muncul lagi pengalihan arus yang tadinya mobil truk dan bus melalui jalur Mattirotasi, kemudian diarahkan ke Bau Massepe,” tanya Andi Rifl.

Andi Rifl meminta agar Dishub dapat memberikan jawaban dan pertimbangan yang matang sehingga pengalihan arus bus dan truk tersebut tidak berpolemik nantinya.

“Saya minta dinas terkait, apa pertimbangan sehingga bus dan truk ini melalui Jalan Bau Massepe, padahal Jalan Matirotasi sudah perbaikan, aman bagi pengguna jalan. Kenapa tidak dialihkan saja ke sana,” tandasnya.


Tag
div>