SENIN , 11 DESEMBER 2017

Pengamat: IYL-Cakka Lewati Tahapan Terberat di Jalur Independen

Reporter:

Iskanto

Editor:

Ashar Abdullah

Kamis , 07 Desember 2017 19:34
Pengamat: IYL-Cakka Lewati Tahapan Terberat di Jalur Independen

Pasangan Bakal Calon Gubernur-Wakil Gubernur Sulsel, Ichsan Yasin Limpo (IYL)-Andi Mudzakkar (Cakka) pada perkenalan pasangan di CCC Makassar, belum lama ini. foto: ist for rakyatsulsel.

MAKASSAR,RAKYATSULSEL.COM– Pasangan Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) bisa bernafas lega. Pasalnya, tahapan paling krusial untuk jalur perseorangan, yakni verifikasi administrasi kini sudah dilewati dan berkasnya dinyatakan memenuhi syarat.

Berkas dukungan Calon perseorangan pasangan Ichsan Yasin Limpo – Andi Mudzakkar (IYL- Cakka) telah melalui proses krusial dalam verifikasi administrasi berkas di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel.

Pengamat Politik Universitas Hasanuddin (Unhas), Dr Adi Suryadi Culla menilai, pasangan yang menggunakan tagline “Punggawa Macakka” itu sudah melewati tahapan terberat di jalur independen.

“Untuk administrasi itu kan persyaratan, jumlah KTP dukungan dari masyarakat yang dibutuhkan. Jadi sebenarnya jalur independen berdasarkan syarat administrasi meski tetap sama dengan di faktual nanti. Tapi kan kalau administrasi adalah pengumpulan bukti dukungan yang autentik,” ungkap Adi, Kamis (7/12/2017).

Dia mengatakan, hasil data administrasi itu adalah bukti dukungan yang bisa dipertanggung jawabkan secara autentik. Sehingga, pada verifikasi faktual hanya mencocokkan data dengan pengakuan masyarakat yang memberi dukungan.

Lanjutnya ia menjelaskan, jika tidak ada intervensi politik yang muncul terhadap pemberi dukungan, maka verifikasi faktual ini akan lebih ringan dan menguntungkan pasangan calon independen. Hanya memang, dia tidak menampik kemungkinan adanya intervensi politik.

“Sebenarnya yang berat itu kalau ada semacam ada gangguan politik di lapangan pada saat verifikasi faktual. Itu yang dikhawatirkan, sehingga dipersoalkan lagi bagi meraka yang telah memberikan dukungan KTP. Kalau tidak ada gangguan seperti itu, lancar saja itu verifikasi faktualnya. Karena itu, kita berharap proses pencalonan independen itu, seharusnya saling menghormati antar kandidat,” terang Adi.

Sementara itu, Pakar Politik Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Syahrir Karim menuturkan, melihat beberapa hari lalu proses jalur perseorangan yang dilakukan oleh KPU sudah cukup baik.

Hal itu terlihat dari tidak adanya konflik yang terjadi selama masa pendaftaran hingga selesainya verifikasi administrasi.

“Saya kira KPU sejauh ini sudah bekerja profesional. Ini Terlihat bagamana KPU sudah melewati beberapa tahapan untuk calon perseorangan,” terang Syahrir.

Ia berpesan agar KPU tidak mudah terpengaruh dan tertipudaya oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab. Jangan sampai citra KPU sebagai penyelenggara pemilu harus rusak dan merugikan kandidat.

“Intinya, KPU mesti tetap menjaga independensinya, jangan gampang terpengaruh oleh tekanan dan bekerja secara profesional sesuai dengan aturan-aturan yang ada,” tuturnya


Tag
  • Iyl-cakka
  •  
    div>