SELASA , 25 SEPTEMBER 2018

Pengawasan Arus Kendaraan Pengangkut Hewan Ternak Diperketat

Reporter:

Anastasya

Editor:

Niar

Selasa , 21 Agustus 2018 12:07
Pengawasan Arus Kendaraan Pengangkut Hewan Ternak Diperketat

int

PAREPARE, RAKSUL.COM- Menjelang Hari Raya Idul Adha, Pengawasan lalu lintas hewan yang melintas di Kota Parepare kian diperketat. Pengawasan terhadap kendaraan pengangkut hewan ternak dan unggas dilakukan oleh Dinas Peternakan, Kelautan dan Perikanan (PKP) bekerjasama dengan Dinas Perhubungan Kota Parepare.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PKP Parepare, Rostina mengatakan, pengawasan hewan ternak dilakukan guna memastikan kelayakan dari hewan tersebut.

“Kita harus pastikan bahwa hewan-hewan tersebut betul-betul sudah ada Surat Keterangan Kelayakan Hewan (SKKH) dari Dinas Peternakan setempat. Kita harus periksa, apakah Sapi atau Kambing itu terkena penyakit, sudah memenuhi syarat, dan Unggas tidak menderita penyakit seperti flu burung. Kita harus periksa, baik yang keluar, masuk, maupun yang hanya melintas,” jelas Rostina.

Dokter Hewan, Dinas PKP Parepare, Nurdin mengatakan, jika dalam pemeriksaan pemilik kendaraan tidak mampu menunjukkan SKKH, kata pihaknya akan melakukan penahanan sementara sembari berkoordinasi dengan instansi asal daerah.

“Ada beberapa yang yang tidak memiliki SKKH, seperti kendaraan pengangkut hewan dari Sidrap dan Polman. Hal-hal yang seperti ini memang harus kita awasi,” katanya.

Sementara Kabid Peternakan Dinas PKP, Wildana menyenbutkan, dari beberapa kendaraan yang melintas tidak ditemukan hewan yang sakit.

“Dari kurang lebih 2000 unggas dan 40 sapi yang diperiksa semuanya sehat. Cuman memang yang lebih banyak itu mengenai Administrasinya, ada yang tidak memiliki SKKH, ada yang hanya memiliki surat keterangan masuk dan keluar” urainya. (MP1)


div>