SELASA , 25 SEPTEMBER 2018

Pengelolaan Sampah, Cepat dan Tepat Tahun 2022 Selesai, Muchlis: Semua Unsur Harus Bergerak Cepat dan Serius

Reporter:

Editor:

Arif Saeni

Rabu , 05 September 2018 07:29
Pengelolaan Sampah, Cepat dan Tepat Tahun 2022   Selesai, Muchlis: Semua Unsur Harus Bergerak   Cepat dan Serius

Sekretaris Gowa, H. Muchlis, ketika membuka acara Bimbingan Teknis Penyusunan Kebijakan dan Strategi Daerah (Jastrada) Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga Kabupaten Gowa Tahun 2018-2025, di Hotel Ramedo Makassar.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM—- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gowa menggelar acara Bimbingan Teknis Penyusunan Kebijakan dan Strategi Daerah (Jastrada) Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga Kabupaten Gowa Tahun 2018-2025.

Kegiatan ini resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekda) Gowa, H Muchlis, di Hotel Ramedo Makassar, yang turut dihadiri Kepala Dinas DLH Gowa Marzuki, Perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Perwakilan Asosiasi Bank Sampah Indonesia, dan Pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa, Selasa (4/9) malam.

Sekda Gowa,H Muchlis mengaku sangat mendukung kegiatan tersebut. Berdasarkan kebijakan pemerintah pusat, kabupaten/kota saat ini memang didorong untuk membuat rancangan khusus terkait pengelolaan sampah rumah tangga.

“Kami berharap peserta yang ikut dalam kegiatan ini dapat menyusun kebijakan yang stategi dalam penanganan sampah. Sesuai target nasional 2025 yaitu 100 persen sudah terkelola dengan baik, artinya 30 persen strategi pengurangan sampah dan 70 persen sistem penanganan sampahnya,” ungkapnya.

Selain itu, lanjutnya, Muchlis juga memberikan motivasi kepada seluruh Camat serta Lurah yang hadir dalam kegiatan ini agar pengelolaan sampah dapat lebih cepat dari target, dengan kata lain menargetkan implementasi pengelolaan sampah secara tepat dapat diraih pada 2022 mendatang atau lebih cepat tiga tahun dari target nasional.

“Jadi untuk mengejar capai target ini, maka semua unsur harus bergerak dengan cepat dan serius. Bahkan program KotaKu ikut mendorong kebijakan ini,” tutur mantan Kepala Bappeda ini.

Sementara, Marzuki menyampaikan bahwa tujuan kegiatan ini untuk melakukan pendampingan dalam rangka penyusunan kebijakan Jastrada pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis rumah tangga.

“Output yang diharapkan dari kegiatan ini, yakni tersusunnya dokumen kebijakan strategi daerah pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis rumah tangga Kabupaten Gowa tahun 2018-2025,” ujar Kadis DLH Gowa.

Bimtek ini diikuti sekitar 60 peserta,terdiri dari tim penyusunan dari seluruh SKPD Pemkab Gowa sebanyak 12 orang, seluruh camat se-Kabupaten Gowa sebanyak 18 orang, para lurah se-Kecamatan Somba Opu sebanyak 14 orang, perwakilan sekolah dan perguruan tinggi sebanyak 9 orang, dan perwakilan lembaga swadaya masyarakat (LSM) serta pengurus Kota Tanpa Kumuh (KotaKu) masing-masing 1 orang, perwakilan pengusaha pengangkut sampah, rumah makan dan restoran serta pengusaha retail, yang akan berlangsung hingga 7 September mendatang. (*)


Tag
div>