SENIN , 24 SEPTEMBER 2018

Pengendara Tak Pakai Helm Saat Operasi Patuh: Dia Itu Polisi

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Rabu , 17 Mei 2017 10:21
Pengendara Tak Pakai Helm Saat Operasi Patuh: Dia Itu Polisi

Salah satu Operasi patuh yang digelar Satlantas kepolisian. (Nelvi/Radar Bogor/JawaPos.com)

RAKYATSULSEL.COM – Aksi protes terjadi saat berlangsungnya Operasi Patuh Siak 2017 yang digelar oleh Satlantas Polres Kepulauan Meranti, Selasa (16/5).

Awan, salah seorang memprotes petuas polisi yang menyetop dirinya karena sepeda motor yang dikendarainya tidak dilengkapi dengan kaca spion. Namun kekesalannya bukan karena disetop, tapi cara penyetopan yang dianggapnya tidak sopan. Sebab saat kendaraan baru berhenti, sang petugas langsung merampas kunci motor warga Desa Tanjung Pisang itu.

“Saya sangat kesal. Karena saat disetop, kunci motor langsung diambil,” ceritanya pemuda yang tinggal di Jalan Kelapa Gading, Selatpanjang ini seperti dilansir¬†Riau Pos (Jawa Pos Group), Rabu (17/5).

Saat dirinya sedang diperiksa petugas tersebut, tiba-tiba melintas sejumlah kendaraan sepeda motor yang dikendarai anggota polisi yang tidak menggunakan baju dinas. Saat itu juga Awan langsung menyampaikan kepada petugas untuk menyetop mereka juga, karena kendaraan mereka tidak menggunakan kaca spion. “Saya kenal mereka. Mereka adalah polisi,” ujar Awan menirukan ucapan sang petugas.

Dia mempertanyakan sikap petugas yang tidak menindak pengendara lain. Padahal pengendara itu juga tidak menggunakan kaca spion. “Mereka (petugas) malah cuek dan hanya melirik saja serta tidak melakukan tindakan apa-apa,” sambungnya.

Atas kejadian itu, Awan merasa sangat kesal dan tidak menerima adanya perbedaan perlakuan aparat Satlantas Polres Kepulauan Meranti terhadap pengendara. “Sangat kita sayangkan kenapa polisi seperti ini. Kalau aturan mau ditegakkan, harus menyeluruh. Ini namanya tidak sportif,” akunya kesal.

Sementara itu, Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Barliansyah mengaku juga sudah mendapatkan informasi tersebut. Dia mengaku sebelum Operasi Patuh Siak (OPS) dilaksanakan, sudah mengingatkan anggota Sat Lantas agar tidak melakukan tebang pilih. “Saya juga tak tahu kenapa bisa terjadi begini. Padahal sudah saya wanti-wanti sejak awal,” sebutnya.

Dia berjanji akan segera mengkoordinasi dan melakukan evaluasi terhadap kinerja Sat Lantas Polres Kepulauan Meranti. Bahkan nantinya dia juga akan ikut melakukan pemantauan dan pengawasan bersama Kasat Lantas terhadap pelaksanaan Operasi Patuh Siak tersebut.

“Baik. Terimakasih informasi dan masukannya. Nanti saya akan turun kelapangan dan mengawasi langsung bagaimana pelaksanaan Operasi,” janjinya.


div>