RABU , 21 NOVEMBER 2018

Pengerjaan Tol Layang Pettarani Dimulai

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Kamis , 01 Maret 2018 16:30
Pengerjaan Tol Layang Pettarani Dimulai

UKUR PANJANG TOLL LAYANG. Pekerja PT Wijaya Karya mengukur lokasi pembangunan Jembatan Toll Layang, Jl AP Pettarani Makassar, beberapa waktu lalu. Pembangunan tol layang rencananya di mulai pada bulan maret, mendatang . (SUGIHARTONO/RAKYATSULSEL/D).

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COm – PT Bosowa Marga Utama Nusantara Jalan Tol Seksi IV (BMN-JTSE) sebagai pelaksana proyek Jalan Tol Layang Pettarani, telah melakukan berbagai persiapan sejak awal Januari. Dan awal Maret ini, pihaknya sudah memulai pengerjaan.

Direktur Utama PT Bosowa Marga Utama Nusantara Jalan Tol Seksi IV (BMN-JTSE), Anwar Toha, mengatakan, pekerjaan konstruksi baru akan dilakukan akhir Maret atau awal April. Itupun sebelum dilaksanakan, akan ada penutupan area proyek dan pastinya akan diinformasikan ke publik.

Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel, Amin Yakub, menjelaskan, berdasarkan laporan yang masuk, saat ini dilakukan sejumlah  persiapan di lapangan. Salah satunya, penggalian di beberapa titik untuk mengetahui karakteristik tanahnya.

“Penggalian dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kedalaman berapa mampu menahan beban sekian ton. Jangan nanti mau dikerja baru diteliti,” kata Amin Yakub, di Kantor Gubernur Sulsel, Rabu (28/2).

Jika konstruksi mulai dilakukan, area yang menjadi lokasi pekerjaan akan dipagari dengan seng. Dia memastikan, seluruh ijin untuk pembangunan tol dalam kota sudah selesai. Proyek ini juga dipastikan aman, kendati Presiden Joko Widodo mengeluarkan moratorium untuk sejumlah proyek tol layang.

Sementara, Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, sebenarnya sangat menginginkan tol layang ini bisa dirampungkan hingga perbatasan Makassar – Sungguminasa. Namun, karena persoalan anggaran, untuk tahap satu, keinginan itu tidak bisa diwujudkan. Namun, gubernur tetap memberi peluang kepada pelaksana kegiatan, jika memungkinkan untuk ikut dikerjakan.

Untuk tahap pertama, tol dalam kota dibangun sepanjang 5,1 km di sepanjang AP Pettarani. Tol ini dimulai pengerjaannya di samping tol reformasi dan berakhir di depan Hotel Clarion dan PT Telkom.

“Di sana, tol layang itu akan dibuat bercabang tiga. Cabang pertama merupakan jalan untuk keluar dari tol, turun di depan Telkom,” jelasnya.

Cabang kedua, lanjutnya, merupakan akses masuk ke tol di depan Hotel Clarion. Dan cabang yang ketiga, akses yang langsung menuju ke Sultan Alauddin mengarah ke Kabupaten Gowa. Tetapi, untuk akses jalan ke Sultan Alauddin, tahap pertama belum dikerjakan. Sehingga jalan tersebut masih terpotong di depan Telkom -Clarion.

“Tol layang tahap pertama tidak dibangun hingga ujung Pettarani menuju Sultan Alauddin. Masih ada tersisa sepanjang 300 meter yang nantinya akan dikerjakan pada tahap kedua,” terangnya. (*)


div>