RABU , 19 SEPTEMBER 2018

Pengkaderan BAD Perkuat Ideologi Muhammadiyah

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Sabtu , 17 Juni 2017 12:02
Pengkaderan BAD Perkuat Ideologi Muhammadiyah

Panitia penyelenggaraan Baitul Arqam Dasar (BAD) tingkat Kota Makassar dan Pemuda Muhammadiyah serta pengurus Muhammadiyah Kota Makassar berfoto bersama usai pembukaan Baitul Arqam Dasar di Masjid Jabal Nur Muhammadiyah Cabang Maccini Kota Makassar, Kamis (15/6) malam. foto: doelbeckz/rakyatsulsel.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Memanfaatkan momen bulan Ramadan, Pengurus Daerah Pemuda Muhammadiyah Kota Makassar melaksanakan pengkaderan Baitul Arqam Dasar (BAD) tingkat Kota Makassar.

Kegiatan ini merupakan jenjang pengkaderan formal yang ada di Pemuda Muhammadiyah yang dirancang dengan sistem pelatihan di ortom Muhammadiyah pada umumnya.

Pelatihan ini akan dilaksanakan selama tiga hari, 15-17 Juni 2017 di Masjid Jabal Nur Muhammadiyah Cabang Maccini Kota Makassar, yang dibuka pada Kamis (15/6) malam.

Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Makassar, Mirajuddin Murdin, yang membuka kegiatan ini, sangat mendukung dan memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya pengkaderan ini. Apalagi, ke depan peran pemuda sangat diharapkan untuk mengisi pembangunan dan kemajuan negara.

“Kalau bisa pengkaderan semacam ini, Baitul Arqam Dasar, rutin dilaksanakan setiap saat di tingkat cabang dan kota. Peran Pemuda Muhammadiyah sangat diharapkan dalam mengembalikan ideologi Muhammadiyah. Itu tadi salah satunya dengan memperbanyak melaksanakan pengkaderan. Apalagi, melihat situasi negara sekarang yang tidak jelas dan banyak masalah,” terangnya diberitakan Rakyat Sulsel, Sabtu (17/6).

Sementara, Ketua Pemuda Muhammadiyah Makassar, Muhammad Sabri mengatakan, Baitul Arqam Dasar merupakan pengkaderan formal Pemuda Muhammadiyah yang berjenjang dari tingkat dasar hingga paripurna yang diformulasi untuk menghasilkan transformasi kader, transformasi ide atau gagasan, dan interaksi kreatif antar kader.

Ketua Panitia Baitul Arqam Dasar, Abd Azis Jaya, menjelaskan, kegiatan Baitul Arqam Dasar ini, diikuti sekira 50 orang peserta yang berasal dari utusan seluruh cabang Pemuda Muhammadiyah se-Kota Makassar.

[NEXT-RASUL]

“Alhamdulillah, karena tingginya antusias peserta yang akan mengikuti Baitul Arqam Dasar ini. Tentunya Baitul Arqam Dasar ini adalah sebuah pengkaderan formal, maka harus terbentuk pola fikir, pemahaman (ideologi) yang baik pada setiap kader pasca pelatihan ini,” jelasnya.

Azis mengatakan, nantinya peserta akan mendapatkan bekal ilmu dari meteri-materi yang diberikan, terutama menyangkut kepemimpinan dan ketauhidan. Adapun pematerinya berasal dari Pengurus Daerah Pemuda Muhammadiyah Kota Makassar, Pengurus Wilayah Pemuda Muhammadiyah Sulsel, Pengurus Muhammadiyah Kota Makassar, dan sejumlah tokoh Muhammadiyah Sulsel.

Azis menjelaskan, pelaksanaan Baitul Arqam Dasar ini, sangat penting terutama sebagai bekal kepada para pemuda saat ini. “Intinya, bagaimana mengembalikan ideologi Muhammadiyah. Kita kembali ke ideologi Muhammadiyah. Hal ini sejalan dengan tema kegiatan ‘Memperkokoh Ukhuwah, Membumikan Dakwah Menuju Makassar yang Berkemajuan’,” jelasnya.

Selain materi, pada hari terakhir, Sabtu (17/6) malam, akan diisi dialog ketauhidan dan kebangsaan dengan menghadirkan sejumlah narasumber, yaitu mantan Ketua Pemuda Muhammadiyah Sulsel Abd Rahmat Noer, senior Pemuda Muhammadiyah Sulsel Panja Nur Wahidin, mantan Rektor Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar Irwan Akib, dan Ketua Badan Pelaksana Harian (BPH) Unismuh Saiful Saleh.

“Dialog kader ini akan dikemas santai antara peserta dengan para senior Pemuda Muhammadiyah dan para ayahanda di Muhammadiyah. Dialog yang akan dilanjutkan dengan sahur bersama ini akan dihadiri ratusan peserta,” ujarnya. (***)


div>